#ondo下周开放openai上市前代币化票据认购
🤖 进群看 AI 赛道解读
OpenAI yang belum go public kini dibuat menjadi surat berharga yang bisa diperdagangkan.
Ondo akan membuka masa pemesanan minggu depan.
Aset dasarnya adalah surat berharga tokenisasi OpenAI sebelum IPO.
Pembeli mendapatkan eksposur ekonomi, bukan kepemilikan saham.
Hak suara dan hak atas informasi tidak ikut didapatkan.
Arti penting lini produk ini terletak pada ambang aksesnya.
Dulu, porsi pre-IPO di pasar primer hanya tersedia bagi institusi dan kalangan dekat.
Sekarang, porsi itu dipecah menjadi surat berharga bernilai kecil dan diselesaikan secara on-chain.
Untuk pertama kalinya, investor ritel bisa mengakses aset seperti ini.
Risikonya juga terlihat jelas.
Tidak ada likuiditas di pasar sekunder, dan penebusan bergantung pada kebijakan penerbit.
Patokan valuasinya adalah putaran pendanaan terbaru, bukan harga pasar.
Valuasi perusahaan AI bisa berlipat ganda dalam setahun, tetapi juga bisa anjlok dalam semalam.
Bagi dunia kripto, RWA selangkah lebih maju ke ranah ekuitas swasta.
Kisahnya memang terdengar menarik, tetapi detail ketentuanlah yang menentukan.
Siapa pihak lawan transaksi surat berharga ini lebih penting daripada seberapa populer aset dasarnya.
Kontraknya menyebut hak atas imbal hasil, dengan urutan pembayaran saat likuidasi berada di bawah kreditur.
Menurutmu, surat berharga seperti ini tergolong ekuitas atau utang? Yuk, bahas di kolom komentar.
🤖 进群看 AI 赛道解读
OpenAI yang belum go public kini dibuat menjadi surat berharga yang bisa diperdagangkan.
Ondo akan membuka masa pemesanan minggu depan.
Aset dasarnya adalah surat berharga tokenisasi OpenAI sebelum IPO.
Pembeli mendapatkan eksposur ekonomi, bukan kepemilikan saham.
Hak suara dan hak atas informasi tidak ikut didapatkan.
Arti penting lini produk ini terletak pada ambang aksesnya.
Dulu, porsi pre-IPO di pasar primer hanya tersedia bagi institusi dan kalangan dekat.
Sekarang, porsi itu dipecah menjadi surat berharga bernilai kecil dan diselesaikan secara on-chain.
Untuk pertama kalinya, investor ritel bisa mengakses aset seperti ini.
Risikonya juga terlihat jelas.
Tidak ada likuiditas di pasar sekunder, dan penebusan bergantung pada kebijakan penerbit.
Patokan valuasinya adalah putaran pendanaan terbaru, bukan harga pasar.
Valuasi perusahaan AI bisa berlipat ganda dalam setahun, tetapi juga bisa anjlok dalam semalam.
Bagi dunia kripto, RWA selangkah lebih maju ke ranah ekuitas swasta.
Kisahnya memang terdengar menarik, tetapi detail ketentuanlah yang menentukan.
Siapa pihak lawan transaksi surat berharga ini lebih penting daripada seberapa populer aset dasarnya.
Kontraknya menyebut hak atas imbal hasil, dengan urutan pembayaran saat likuidasi berada di bawah kreditur.
Menurutmu, surat berharga seperti ini tergolong ekuitas atau utang? Yuk, bahas di kolom komentar.
