Kenapa saat membuka posisi 10x dengan mode cross margin, baru sedikit koreksi harga saja, akun sudah hampir tidak sanggup menahannya?
Pukul satu dini hari, seorang teman buru-buru menghubungi saya:
“Bang Liang, saya pakai 10.000 U untuk membuka posisi long dengan mode cross margin. Harga baru turun sedikit, kok akun saya sudah hampir tidak sanggup menahannya?”
Setelah melihat transaksinya, masalahnya jelas: ukuran posisinya terlalu besar, risikonya tidak dihitung dengan cermat, bahkan tidak memasang stop loss.$BULLA
Banyak orang trading kontrak hanya fokus pada berapa banyak keuntungan yang bisa didapat, tetapi tidak pernah benar-benar menghitung: kalau arah pergerakan harga salah, berapa banyak kerugian yang bisa ditanggung dari transaksi ini?
Trading dengan mode cross margin paling sering membuat orang terjebak dalam 3 kesalahan ini!
Pertama, jangan menganggap saldo akun sebagai modal untuk membuka posisi.
Akun memiliki 10.000 U bukan berarti seluruh 10.000 U harus dipertaruhkan. Semakin besar posisi, semakin besar pula kerugian akibat pergerakan harga yang berlawanan. Dalam mode cross margin, margin tersedia juga bisa digunakan oleh posisi lain, sehingga risikonya bahkan dapat berdampak pada seluruh akun.$AIN
Kedua, sebelum membuka posisi, hitung dulu jumlah kerugian maksimum.
Misalnya, dengan modal 10.000 U dan rencana batas kerugian maksimal 300 U untuk satu transaksi, tentukan ukuran posisi yang wajar berdasarkan harga masuk, level stop loss, dan leverage.
Ingat: tentukan dulu jumlah kerugian yang sanggup ditanggung, baru putuskan seberapa besar posisi yang akan dibuka. Jangan baru memikirkan cara memperbaiki keadaan setelah mengalami kerugian.
Ketiga, jangan terlalu sering bertransaksi saat pasar bergerak sideways, apalagi menambah posisi saat merugi.
Jika tren belum jelas, bersabarlah menunggu; setelah masuk posisi, jalankan sesuai rencana. Jika salah mengambil keputusan dua kali berturut-turut, berhentilah sejenak untuk mengevaluasi, jangan terburu-buru mengejar kerugian.
Sebagai pengingat terakhir:
Cross margin tidak selalu berbahaya, dan isolated margin juga bukan berarti sepenuhnya aman. Yang benar-benar menentukan risiko adalah ukuran posisi, tingkat leverage, disiplin stop loss, serta aturan likuidasi bursa.
Saat trading kontrak, pikirkan dulu kemungkinan terburuk sebelum mempertimbangkan berapa banyak keuntungan yang bisa diperoleh.$DOOD
Jangan terus berharap satu transaksi bisa mengubah nasib. Hanya dengan mengendalikan kerugian, kita bisa bertahan di pasar; hanya dengan bertahan dalam jangka panjang, kita berhak menunggu peluang berikutnya.
#币圈生存法则 #合约交易 #风险控制 #新手必看