Kepala riset komoditas Bank of America, Francisco Blanch, mengatakan harga minyak bisa rata-rata sekitar $120 per barel selama beberapa bulan ke depan jika Iran kembali menyerang infrastruktur di kawasan tersebut, menurut Bloomberg.

Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan serangan lebih lanjut atau dimulainya kembali perundingan damai dengan Teheran, kata Blanch.