Setelah smart contract diterapkan, benarkah kontrak tersebut tidak akan pernah bisa diubah? 🔍
Jawabannya bergantung pada arsitekturnya.
Ada kontrak yang tidak dapat ditingkatkan secara langsung, sementara yang lain menggunakan kontrak proxy untuk mengganti implementasi di baliknya. Yang penting bukan hanya apakah kodenya terbuka untuk umum, tetapi juga:
🔹 Siapa yang memiliki wewenang untuk melakukan peningkatan?
🔹 Apakah diperlukan tanda tangan multisig?
🔹 Apakah ada timelock dan batasan tata kelola?
🔹 Bisakah administrator menghentikan transaksi atau mengubah parameter penting?
Telah diaudit bukan berarti aman selamanya, dan bersifat open source bukan berarti hak aksesnya sudah diatur dengan baik.
Untuk memahami proyek Web3, kita tidak hanya perlu melihat kodenya, tetapi juga siapa yang berwenang mengubah aturannya.
Menurut Anda, apakah kemampuan untuk ditingkatkan merupakan fitur penting bagi protokol, atau risiko yang perlu diwaspadai?
#ONEANetwork #Web3 #SmartContracts
Jawabannya bergantung pada arsitekturnya.
Ada kontrak yang tidak dapat ditingkatkan secara langsung, sementara yang lain menggunakan kontrak proxy untuk mengganti implementasi di baliknya. Yang penting bukan hanya apakah kodenya terbuka untuk umum, tetapi juga:
🔹 Siapa yang memiliki wewenang untuk melakukan peningkatan?
🔹 Apakah diperlukan tanda tangan multisig?
🔹 Apakah ada timelock dan batasan tata kelola?
🔹 Bisakah administrator menghentikan transaksi atau mengubah parameter penting?
Telah diaudit bukan berarti aman selamanya, dan bersifat open source bukan berarti hak aksesnya sudah diatur dengan baik.
Untuk memahami proyek Web3, kita tidak hanya perlu melihat kodenya, tetapi juga siapa yang berwenang mengubah aturannya.
Menurut Anda, apakah kemampuan untuk ditingkatkan merupakan fitur penting bagi protokol, atau risiko yang perlu diwaspadai?
#ONEANetwork #Web3 #SmartContracts