Upgrade yang dijadwalkan aktif hari ini ternyata tak kunjung berjalan saat waktunya tiba—dan justru inilah momen yang paling menarik untuk diperhatikan.
Aktivasi Glamsterdam Ethereum ($ETH ) di testnet Hoodi dijadwalkan berlangsung hari ini pukul 17:42:48 UTC (besok dini hari pukul 01:42 waktu Beijing, epoch 132352), bersamaan dengan rencana menaikkan batas Gas per blok menjadi 200 juta. Namun, Ethereum Foundation memutuskan untuk menundanya dalam pertemuan All Core Developers Execution Layer (ACDE #248) pada 22 Oktober: aktivasi Amsterdam di execution layer dan Gloas di consensus layer sama-sama dibatalkan. Jadwal baru akan diumumkan kemudian. Tanggal untuk mainnet memang belum ditetapkan, dan para pemegang ETH biasa tidak perlu melakukan apa pun.
Kendala yang dihadapi cukup spesifik: dampak perubahan harga Gas dalam EIP-8037 terhadap kontrak yang sudah diterapkan di mainnet belum sepenuhnya dipahami. Perusahaan keamanan ChainSecurity sebelumnya telah menemukan 13 kasus nyata dan sedang mengungkapkannya secara pribadi kepada proyek-proyek terkait. Beberapa kontrak mengandalkan asumsi Gas tetap untuk menentukan apakah suatu transaksi yang gagal perlu dicoba ulang. Jika metode perhitungannya berubah, batas antara kegagalan dan transaksi yang bisa dicoba ulang mungkin ikut berubah.
Menurut saya, pengereman di testnet pada tahap ini justru menunjukkan bahwa upgrade ini mengubah aturan dasar buku besar, bukan sekadar mengganti parameter lalu menganggap pekerjaan selesai. Agar blok besar dengan 200M Gas bisa berjalan, perhitungan untuk kontrak lama harus dibereskan terlebih dahulu. Jika tidak, biaya yang harus ditanggung saat upgrade benar-benar diterapkan di mainnet akan jauh lebih besar daripada sekadar menundanya beberapa minggu. Berikutnya, ada dua hal yang perlu diperhatikan: kapan jadwal baru Hoodi diumumkan, dan apakah penyelidikan EIP-8037 akan mengubah parameter penetapan harga ulang. Setelah keduanya jelas, barulah prospek jendela peluncuran mainnet pada akhir tahun bisa dibicarakan dengan lebih pasti.
Aktivasi Glamsterdam Ethereum ($ETH ) di testnet Hoodi dijadwalkan berlangsung hari ini pukul 17:42:48 UTC (besok dini hari pukul 01:42 waktu Beijing, epoch 132352), bersamaan dengan rencana menaikkan batas Gas per blok menjadi 200 juta. Namun, Ethereum Foundation memutuskan untuk menundanya dalam pertemuan All Core Developers Execution Layer (ACDE #248) pada 22 Oktober: aktivasi Amsterdam di execution layer dan Gloas di consensus layer sama-sama dibatalkan. Jadwal baru akan diumumkan kemudian. Tanggal untuk mainnet memang belum ditetapkan, dan para pemegang ETH biasa tidak perlu melakukan apa pun.
Kendala yang dihadapi cukup spesifik: dampak perubahan harga Gas dalam EIP-8037 terhadap kontrak yang sudah diterapkan di mainnet belum sepenuhnya dipahami. Perusahaan keamanan ChainSecurity sebelumnya telah menemukan 13 kasus nyata dan sedang mengungkapkannya secara pribadi kepada proyek-proyek terkait. Beberapa kontrak mengandalkan asumsi Gas tetap untuk menentukan apakah suatu transaksi yang gagal perlu dicoba ulang. Jika metode perhitungannya berubah, batas antara kegagalan dan transaksi yang bisa dicoba ulang mungkin ikut berubah.
Menurut saya, pengereman di testnet pada tahap ini justru menunjukkan bahwa upgrade ini mengubah aturan dasar buku besar, bukan sekadar mengganti parameter lalu menganggap pekerjaan selesai. Agar blok besar dengan 200M Gas bisa berjalan, perhitungan untuk kontrak lama harus dibereskan terlebih dahulu. Jika tidak, biaya yang harus ditanggung saat upgrade benar-benar diterapkan di mainnet akan jauh lebih besar daripada sekadar menundanya beberapa minggu. Berikutnya, ada dua hal yang perlu diperhatikan: kapan jadwal baru Hoodi diumumkan, dan apakah penyelidikan EIP-8037 akan mengubah parameter penetapan harga ulang. Setelah keduanya jelas, barulah prospek jendela peluncuran mainnet pada akhir tahun bisa dibicarakan dengan lebih pasti.
