Saat memasang order di bursa, langkah pertama adalah memilih jenis order. Yang paling umum adalah order pasar dan order limit. Perbedaannya bukan pada apakah Anda membeli atau menjual, melainkan pada apakah Anda lebih mementingkan “langsung tereksekusi” atau “harga yang terkendali”.
Koin yang disebutkan dalam artikel: $BTC diperdagangkan pada harga 80,152 (24 jam -0.78%).
— Kenali buku pesanan terlebih dahulu —
Perdagangan spot di bursa menggunakan buku pesanan untuk mencocokkan order: order beli diurutkan dari harga tertinggi ke terendah, sedangkan order jual dari harga terendah ke tertinggi. Selisih antara harga beli tertinggi dan harga jual terendah disebut spread bid-ask.
Setiap order yang Anda pasang akan langsung dicocokkan dengan order yang sudah ada di buku pesanan, atau tercatat sebagai order baru di buku pesanan dan menunggu dicocokkan dengan order orang lain.
— Order pasar: utamakan eksekusi, harga belakangan —
Order pasar tidak menentukan harga. Order ini langsung dieksekusi berdasarkan harga terbaik yang tersedia di buku order saat itu. Keuntungannya, prosesnya cepat dan cocok jika Anda perlu segera membeli atau menjual.
Kekurangannya, harga eksekusi tidak bisa dikendalikan. Jika nilai order cukup besar atau pasangan trading yang dipilih sepi, order pasar bisa menyerap beberapa tingkat order yang tersedia. Akibatnya, harga rata-rata eksekusi bisa berbeda dari harga yang terlihat saat order dibuat. Inilah yang disebut slippage.
— Order limit: harga terkendali, belum tentu tereksekusi —
Order limit mengharuskan Anda menentukan harga sendiri: order beli hanya akan dieksekusi pada harga yang ditetapkan atau lebih rendah, sedangkan order jual hanya akan dieksekusi pada harga yang ditetapkan atau lebih tinggi. Jika harga yang ditentukan belum tercapai, order akan tetap berada di buku order untuk menunggu, dan bisa saja hanya terisi sebagian.
Banyak bursa juga menyediakan beberapa jenis masa berlaku: GTC tetap berlaku sampai tereksekusi atau dibatalkan; IOC langsung mengeksekusi bagian yang bisa dipenuhi dan membatalkan sisanya; FOK harus dieksekusi seluruhnya sekaligus atau seluruh order dibatalkan.
— Order stop-limit dan beberapa kebiasaan baik —
Order stop-limit mengharuskan Anda mengisi dua harga: harga pemicu dan harga order. Setelah harga terakhir mencapai harga pemicu, sistem akan memasang order limit pada harga yang ditentukan. Jika pergerakan pasar terlalu cepat, order limit ini mungkin tidak sempat tereksekusi.
Saat pasar bergejolak tajam, waspadai slippage jika menggunakan order pasar. Untuk nilai order yang besar, Anda bisa memasang order limit secara bertahap. Sebelum membuat order, periksa kembali harga, jumlah, serta arah beli atau jual. Kesalahan menambahkan satu angka nol bukanlah hal yang jarang terjadi.
— Kesimpulan singkat —
Jenis order itu sendiri tidak menentukan untung atau rugi. Jenis order menentukan seberapa besar selisih harga yang bersedia Anda terima demi kecepatan eksekusi. Pikirkan dulu mana yang lebih penting, lalu pilih jenis order. Pasar selalu bisa memberikan kejutan, jadi tentukan sebelumnya apa yang akan Anda lakukan jika prediksi Anda keliru.
Kalau ada teman yang baru mulai terjun ke dunia trading, boleh kirimkan ini kepadanya.
