Baru saja melihat berita ini, saya sampai bengong lama: LIBRA, yang diumumkan Milei lewat sebuah tweet Februari tahun lalu, ambruk dalam hitungan jam. US$250 juta lenyap begitu saja, sementara dompet yang terkait dengan pihak pembuatnya menarik US$99 juta. Lalu pada 23 Oktober, hakim federal Argentina mengeluarkan putusan setebal 60 halaman: kasusnya dibatalkan, Milei, adiknya Karina, operator Hayden Davis, dan delapan orang lainnya dinyatakan bebas. Namun, putusan itu belum berkekuatan hukum tetap.

Alasan hakim cukup menohok: unggahan presiden memang bisa menggandakan pengaruh sebuah proyek, tetapi pengaruh besar tidak sama dengan penipuan. Rugi uang saja tidak berarti telah ditipu; harus ada bukti konkret soal penipuan. Tidak ada pula bukti bahwa Karina menerima uang untuk menjadi perantara, atau bahwa uang negara masuk ke kantong siapa pun. Bahkan jaksa sendiri meminta kasusnya ditutup.

Milei sudah merayakannya dengan sampanye. Katanya, ini adalah operasi media politik yang ditujukan kepada jabatan presiden; sementara pihak oposisi mengecam bahwa peradilan telah dikendalikan oleh kekuasaan.

Jadi, presiden mempromosikan aset lewat unggahan itu sama saja atau tidak dengan KOL biasa yang menyuruh orang membeli? Pilih kubu di kolom komentar: A, dukungan tokoh terkenal itu sudah jadi sinyal, kalau masuk lalu rugi ya terima saja; B, tweet presiden membawa kredibilitas negara, jadi sama sekali tidak bisa disamakan.

$BTC $ETH $SOL #米莱 #LIBRA #Argentina