Baru-baru ini, pasar modal India menyaksikan sesuatu yang cukup mencengangkan.

Jio Platforms, perusahaan milik Mukesh Ambani, orang terkaya di India, bersiap melantai di bursa dengan target menghimpun dana sekitar 3,2 miliar dolar AS melalui IPO.

Namun, hingga 23 Oktober, nilai pemesanan yang diajukan investor sudah melampaui 77 miliar dolar AS!

Artinya, permintaan pemesanan mencapai sekitar 24 kali nilai penawaran.

Jio memiliki basis pengguna telekomunikasi yang sangat besar, sekaligus menjalankan bisnis layanan digital, komputasi awan, dan teknologi terkait.

Yang lebih menarik, saat saham teknologi global tengah diliputi kekhawatiran akan valuasi AI yang terlalu tinggi, pasar India masih bersedia menggelontorkan banyak dana untuk memesan saham perusahaan teknologi besar.

Ini menunjukkan bahwa modal global belum sepenuhnya kehilangan selera terhadap risiko.

Namun, investor mulai lebih selektif. Perusahaan dengan pengguna nyata, bisnis yang sudah mapan, dan pendapatan yang stabil mungkin lebih mudah menarik dana dibandingkan perusahaan yang hanya mengandalkan narasi AI.

$NVDAB $AAPLB $MSFTB