Setiap bulan Oktober selalu menghadirkan kembali perasaan yang akrab bagiku — sedikit kegembiraan, sedikit ketakutan, dan banyak kenangan lama yang entah bagaimana masih terasa segar.
Waktu kecil, Halloween bukan soal pesta besar atau kostum mahal. Semuanya lebih sederhana dan berantakan. Suatu tahun, dua temanku dan aku memutuskan ingin punya labu sungguhan. Kami membeli labu kecil di pasar lalu duduk di lantai dapur untuk mengukirnya. Pisau yang kami punya sama sekali tidak tajam, jadi prosesnya lama sekali. Salah satu temanku terus mengeluh karena hari semakin gelap, dan tepat saat itu listrik padam. Sesaat kami bertiga hanya saling menatap dalam gelap yang tiba-tiba, lalu kami semua tertawa. Kami menyalakan lilin kecil di dalam labu itu dan semuanya berubah menjadi jingga lembut. Tahun itu aku ingin berdandan seperti vampir, tetapi yang kupunya hanya kemeja hitam lama. Aku menggambar beberapa garis merah di atasnya dengan spidol dan menganggapnya selesai. Tampilannya konyol, tetapi malam itu tetap menjadi salah satu kenangan masa kecil favoritku. Tanpa lampu mewah, tanpa rencana besar — hanya tiga anak, labu yang baru setengah diukir, dan listrik yang padam.
Bertahun-tahun kemudian, setelah mengenal kripto dan mulai menggunakan Binance, bulan Oktober terasa sedikit berbeda. Malam-malam semakin panjang dan aku mendapati diriku lebih sering duduk di depan grafik. Suatu malam pasar bergerak cukup aktif dan tiba-tiba aku ingin menghadirkan sedikit nuansa Halloween di mejaku. Aku tidak menemukan labu sungguhan di dekat situ, jadi kuambil balon oranye, kugambar wajah seram seadanya dengan spidol hitam, lalu kuletakkan di samping topi Binance-ku. Aplikasi Binance terbuka di ponselku, dan logo kuning di sebelah balon oranye itu ternyata terlihat cukup bagus dalam cahaya redup. Tidak ada yang istimewa, tetapi itu membuat malam terasa lebih ringan.
Kadang-kadang, pasar memang terasa seperti Halloween. Kamu merasa tahu apa yang akan terjadi, lalu sesuatu yang tak terduga muncul dan sejenak semuanya terasa lebih gelap dari seharusnya. Bedanya, saat Halloween, bagian yang “menakutkan” biasanya berakhir dengan tawa. Di pasar, kamu hanya perlu tetap tenang dan melihat apa yang terjadi selanjutnya.
Tahun ini aku kembali memilih sesuatu yang sederhana. Ada labu kecil di mejaku, logo Binance di suatu tempat di latar belakang, dan aku mengenakan kaus hitam dengan lencana Binance yang sudah kumiliki. Tidak berlebihan.
Tadi malam sebuah pikiran lucu terlintas di benakku. Bayangkan kamu sedang mengecek posisimu larut malam, lalu tiba-tiba muncul pesan, “Posisimu baru saja dihantui.” Sesaat jantungmu mungkin berdegup kencang, lalu kamu sadar itu cuma seseorang dari komunitas yang mengirim lelucon Halloween. Momen panik singkat yang disusul tawa itulah yang kusukai dari komunitas seperti ini. Bahkan ketika grafik bergerak dan keadaan terasa tidak pasti, masih ada ruang untuk sedikit humor dan rasa kebersamaan.
Mungkin itulah kemiripan sebenarnya antara Halloween dan kripto. Keduanya bisa mengejutkanmu, punya momen-momen misterius dan sedikit meresahkan, dan terasa jauh lebih menyenangkan saat kamu tidak menghadapinya sendirian. Komunitas yang baik tidak menghilangkan ketidakpastian, tetapi membuat malam terasa tidak begitu berat.
Jadi, Halloween kali ini aku tidak melakukan sesuatu yang besar. Hanya dekorasi sederhana, beberapa kenangan lama, dan cerita ini. Kalau kamu juga melakukan sesuatu yang kecil tahun ini—memasang dekorasi, mengenakan kostum, atau sekadar berbagi kenangan—silakan ceritakan di bawah. Aku ingin mendengar bagaimana kamu merayakannya.
Selamat Halloween. Biarkan labumu tetap bersinar dan cobalah menikmati momen-momen kecil yang terjadi di luar grafik.

