Penerapan pajak mata uang kripto di Korea Selatan mungkin kembali ditunda untuk keempat kalinya. ๐Ÿ‡ฐ๐Ÿ‡ทโณ
๐Ÿ“Œ Situasi saat ini:
Pajak 22% (20% nasional + 2% lokal) telah ditunda tiga kali ๐Ÿ˜ฎ dan semula dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Januari 2027 ๐Ÿ“…. Namun, anggota parlemen Park Min-kyu mengajukan rancangan undang-undang untuk menunda penerapannya hingga 2029 ๐Ÿ—ณ๏ธ.
๐Ÿ—๏ธ Penyebabnya bersifat struktural: pemerintah masih belum memiliki infrastruktur yang diperlukan untuk memproses pelaporan pajak ๐Ÿ’ป. Pajak ini berlaku untuk keuntungan yang melebihi 2,5 juta won ๐Ÿ’ฐ, tetapi kerumitan operasionalnya sangat besar ๐Ÿ˜ต.
๐Ÿค Pada 20 Oktober, otoritas keuangan bertemu dengan platform perdagangan terbesar di negara itu (Upbit, Bithumb, Coinone, Gopax, dan Korbit) untuk menilai apakah mereka mampu memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan ๐Ÿฆ๐Ÿ“Š. Pemerintah belum secara resmi menyetujui penundaan tersebut ๐Ÿšซ, tetapi tekanan dari lebih dari 13 juta investor ๐Ÿ‘ฅ merupakan faktor politik yang tak bisa diabaikan ๐Ÿ”ฅ.
๐Ÿค” Ironisnya, negara ini berupaya meningkatkan regulasi mata uang stabil ๐Ÿช™โš–๏ธ, tetapi masih tersendat dalam urusan mendasar seperti perpajakan ๐Ÿงพ.
Akankah penundaan pajak hingga 2029 menjadi insentif bagi masuknya modal investor ritel ke pasar? ๐Ÿ’ธ๐Ÿš€
#Bitcoin #CryptoTax #SouthKorea #BinanceSquare
$APR
#southkoreadelayscryptoincometax
$ORDER
$JCT