Pelajaran ke-20 untuk pemula: Pekerja kantoran sebaiknya melihat grafik 15 menit atau harian? Cara praktis memilih timeframe dan waktu untuk memantau pasar

Banyak pemula langsung bertanya, “Timeframe mana yang terbaik?” Sebenarnya, tidak ada timeframe yang terbaik; yang ada hanyalah timeframe yang cocok atau tidak cocok untukmu. Memilih timeframe bukan soal mana yang menghasilkan keuntungan lebih besar, melainkan berapa banyak waktu yang bisa kamu luangkan untuk memantau pasar, apakah kamu tahan menghadapi fluktuasi, dan apakah kamu bisa tidur nyenyak.

一、Secara umum, timeframe terbagi menjadi tiga kategori
1)Jangka pendek (1 menit hingga 15 menit): sinyalnya banyak dan ritmenya cepat. Kamu perlu memantau pasar dalam waktu lama, sementara biaya transaksi dan tekanan emosional juga besar;
2)Jangka menengah-pendek (1 jam hingga 4 jam): cukup memeriksa pasar beberapa kali sehari. Sinyalnya lebih sedikit daripada timeframe jangka pendek, tetapi gangguannya juga lebih sedikit;
3)Jangka menengah-panjang (grafik harian dan mingguan): transaksi baru dilakukan setiap beberapa hari atau bahkan beberapa minggu. Cocok bagi orang yang tidak punya waktu untuk terus memantau pasar, tetapi kamu harus sanggup menghadapi penurunan sementara.

二、Ajukan 3 pertanyaan ini kepada diri sendiri
1)Berapa banyak waktu yang bisa kulangkan secara rutin setiap hari untuk memantau pasar? Apakah 2 jam sekaligus, atau hanya beberapa menit di sela-sela kegiatan?
2)Berapa lama aku sanggup menahan satu posisi? Puluhan menit, sehari, atau beberapa minggu?
3)Bisakah aku tidur nyenyak setelah membuka posisi? Jika kamu terbangun tengah malam dan masih harus memeriksa harga $ETH , berarti timeframe atau ukuran posisimu tidak cocok.

三、Pilih timeframe berdasarkan jadwalmu
1)Pekerja kantoran dengan waktu luang yang terbatas dan tersebar: disarankan mulai dari grafik 4 jam atau harian. Periksa pasar sekali pagi dan sekali malam. Saat membuka posisi, pasang target profit dan stop loss, sehingga kamu tidak perlu memantau pasar sepanjang hari;
2)Punya waktu luang yang terjadwal (misalnya 2 jam pada malam hari): kamu bisa mencoba grafik 1 jam, menggunakan grafik 4 jam atau harian untuk menentukan arah tren, lalu mencari peluang selama waktu luang tersebut. Saat waktunya habis, berhenti;
3)Ingin melakukan trading jangka pendek seperti pada grafik 15 menit: pastikan terlebih dahulu bahwa kamu benar-benar punya waktu luang yang cukup untuk memantau pasar dan sudah memiliki catatan trading, serta mengetahui tingkat kemenangan dan rasio untung-rugi. Setelah itu, cobalah secara bertahap.

四、Beberapa kesalahan yang perlu dihindari
1)Terus berganti timeframe: rugi di grafik 15 menit, lalu beralih ke grafik harian untuk mencari alasan mempertahankan posisi; grafik harian belum bergerak, lalu kembali ke grafik 1 menit untuk mencari peluang. Akhirnya, tidak ada satu pun yang benar-benar kamu pahami;
2)Bingung saat timeframe besar dan kecil bertentangan: biasanya gunakan timeframe yang satu tingkat lebih besar untuk menentukan arah, dan timeframe yang lebih kecil untuk mencari titik masuk. Jika arahnya berlawanan, lebih baik tidak bertransaksi;
3)Menganggap waktu memantau pasar sebagai waktu untuk bertransaksi: memantau pasar bukan berarti harus membuka posisi. Jika tidak ada sinyal, tetaplah tanpa posisi; memegang $USDT juga merupakan salah satu bentuk posisi;
4)Tidak menentukan waktu untuk berhenti: tetapkan waktu selesai yang pasti untuk dirimu sendiri. Saat waktunya tiba, tutup aplikasi, terlepas dari ada posisi atau tidak.

五、Contoh jadwal sederhana
10 menit sebelum pasar dibuka: periksa arah pada timeframe besar dan tandai level-level penting;
Selama waktu memantau pasar: cari sinyal hanya pada timeframe yang sudah direncanakan. Jika tidak sesuai, jangan bertransaksi;
5 menit sebelum selesai: pastikan target profit dan stop loss sudah terpasang, lalu tulis beberapa kalimat sebagai catatan trading.

Kesimpulannya: tentukan dulu berapa banyak waktu yang kamu punya, baru pilih timeframe. Setelah menentukan timeframe, gunakan secara konsisten selama beberapa waktu dan catat hasilnya. Jangan berganti hanya karena satu kali rugi.

Di artikel berikutnya, kita akan membahas cara pemula mengambil profit secara bertahap dan mempertahankan keuntungan: biasanya kamu menutup semua posisi sekaligus atau keluar secara bertahap? Yuk, diskusikan di kolom komentar.

Konten di atas hanya untuk berbagi informasi dan bukan merupakan saran investasi. Aset kripto sangat fluktuatif dan kontrak berjangka memiliki risiko yang lebih tinggi. Harap hanya gunakan dana menganggur untuk berpartisipasi.

#新手入门 #交易周期 #币安广场