Terjemahan terus terang untuk sederet angka paling kontras hari ini: di satu sisi, $BTC masih berkutat di level 80 ribu, sementara investor ritel memantau FOMC sampai-sampai menahan napas. Di sisi lain, stablecoin yang dipimpin $USDT diam-diam mencatat transaksi senilai $482 miliar—bukan karena kapitalisasi pasarnya naik, melainkan karena orang benar-benar menggunakannya untuk membayar.
Data dalam laporan kuartal ketiga Allium menarik: dalam sembilan bulan pertama tahun ini, pembayaran stablecoin mencapai $482 miliar, naik 45% dibanding periode yang sama tahun lalu, sementara total pasokannya hanya naik 0,4%. Pada akhir September, angkanya berada di $305 miliar—nyaris tak berubah. Jumlah uangnya tidak bertambah, tetapi frekuensi pemakaiannya meningkat: jumlah transaksi mencapai 1,04 miliar, naik 71%, sementara nilai rata-rata per transaksi turun dari $544 menjadi $462. Singkatnya, dulu para pemain besar yang memindahkan uang; sekarang semakin banyak orang biasa yang memakainya untuk pengeluaran sehari-hari. Pada September saja, transaksi mencapai rekor $72 miliar.
Yang lebih bikin tercengang adalah siapa yang ikut terjun ke bisnis ini: kartu co-brand stablecoin Visa kini mencakup lebih dari 160 proyek, dengan volume penyelesaian tahunan yang disetahunkan melampaui $20 miliar. Pada kuartal ketiga saja, transaksi stablecoin melalui kartu mencapai $3,9 miliar—hampir 10 kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Bahkan agen AI ikut meramaikan: pada kuartal ketiga, jumlah transaksi antarmesin meningkat dua kali lipat menjadi 68,3 juta.
Jadi, jangan cuma terpaku pada grafik harga dan mengeluh. Harga koin yang turun bukan berarti tidak ada yang bekerja di industri ini; orang-orangnya hanya pindah tempat untuk menghitung uang. Ini pendapat pribadi, hanya sebagai referensi.
Menjelang pengumuman FOMC, kamu di kubu mana: tetap menunggu $BTC menembus level 80 ribu, atau mengakui bahwa pembayaran stablecoin adalah bisnis yang benar-benar tumbuh dalam siklus ini? Pilih kubumu di kolom komentar.
#MarketsPriceJust10%ChanceOfFedHikeNextWeek #稳定币 #Visa #PembayaranKripto
Data dalam laporan kuartal ketiga Allium menarik: dalam sembilan bulan pertama tahun ini, pembayaran stablecoin mencapai $482 miliar, naik 45% dibanding periode yang sama tahun lalu, sementara total pasokannya hanya naik 0,4%. Pada akhir September, angkanya berada di $305 miliar—nyaris tak berubah. Jumlah uangnya tidak bertambah, tetapi frekuensi pemakaiannya meningkat: jumlah transaksi mencapai 1,04 miliar, naik 71%, sementara nilai rata-rata per transaksi turun dari $544 menjadi $462. Singkatnya, dulu para pemain besar yang memindahkan uang; sekarang semakin banyak orang biasa yang memakainya untuk pengeluaran sehari-hari. Pada September saja, transaksi mencapai rekor $72 miliar.
Yang lebih bikin tercengang adalah siapa yang ikut terjun ke bisnis ini: kartu co-brand stablecoin Visa kini mencakup lebih dari 160 proyek, dengan volume penyelesaian tahunan yang disetahunkan melampaui $20 miliar. Pada kuartal ketiga saja, transaksi stablecoin melalui kartu mencapai $3,9 miliar—hampir 10 kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu. Bahkan agen AI ikut meramaikan: pada kuartal ketiga, jumlah transaksi antarmesin meningkat dua kali lipat menjadi 68,3 juta.
Jadi, jangan cuma terpaku pada grafik harga dan mengeluh. Harga koin yang turun bukan berarti tidak ada yang bekerja di industri ini; orang-orangnya hanya pindah tempat untuk menghitung uang. Ini pendapat pribadi, hanya sebagai referensi.
Menjelang pengumuman FOMC, kamu di kubu mana: tetap menunggu $BTC menembus level 80 ribu, atau mengakui bahwa pembayaran stablecoin adalah bisnis yang benar-benar tumbuh dalam siklus ini? Pilih kubumu di kolom komentar.
#MarketsPriceJust10%ChanceOfFedHikeNextWeek #稳定币 #Visa #PembayaranKripto
