Sejak kecil hingga dewasa, kita selalu dinilai. Saat sekolah, kita dinilai berdasarkan nilai ujian. Saat bekerja, kita dinilai berdasarkan prestasi. Seolah-olah semua yang kita lakukan harus membuahkan hasil yang gemilang agar kita bisa menunjukkan nilai diri kita. Kalau aku tidak menjadi orang yang hebat, apakah aku masih layak diperhatikan? Jawabanku: tentu saja. Jadilah dirimu sendiri dan jangan biarkan penilaian orang lain memengaruhimu. Percaya pada diri sendiri dan menjadi kuat—itulah kekuatan yang sesungguhnya. Memangnya kenapa kalau nilai sekolahmu buruk? Memangnya kenapa kalau prestasi kerjamu kurang baik? Itu hanyalah nilai menurut mereka, bukan nilai dirimu yang sesungguhnya! Berjanjilah padaku, jadilah dirimu sendiri.