Apa Itu Long dan Short?

Jika kamu baru mulai trading, inilah dua posisi yang perlu kamu kuasai:

→ LONG: Kamu membeli karena yakin harga akan naik. Kamu untung jika harga naik dan rugi jika turun. Ini yang paling mudah dipahami. Contoh: BTC di harga 80k, kamu membeli, harganya naik ke 85k, kamu untung.

→ SHORT: Kamu menjual sesuatu yang tidak kamu miliki (dipinjamkan oleh exchange) karena yakin harganya akan turun. Kamu untung jika harga turun dan rugi jika naik. Contoh: BTC di harga 80k, kamu membuka posisi short, harganya turun ke 75k, kamu untung.

Perbedaan utama: risiko long terbatas (kerugian maksimal 100%). Secara teori, risiko short tidak terbatas karena harga bisa terus naik tanpa batas. Itulah sebabnya short membutuhkan disiplin lebih tinggi dan stop loss yang ketat.

Kapan menggunakan masing-masing posisi? Saat analisismu menunjukkan harga bergerak ke arah tersebut. Bukan karena kamu "suka" proyeknya atau karena harganya "sudah turun terlalu banyak". Pasar tidak bernegosiasi dengan keyakinanmu.

Belajarlah membaca struktur, mengidentifikasi arah, dan memilih alat yang tepat. Long atau short, yang penting adalah posisimu sesuai dengan apa yang ditunjukkan grafik.

Ikuti kami untuk mendapatkan panduan praktis lainnya, tanpa basa-basi.

#TradingBasico