🏦 Franklin Templeton baru saja menempatkan saham reksa dana pasar uang tertokenisasi senilai $150 juta di XRP Ledger.
Dua transaksi langganan senilai $75 juta masuk minggu ini, meningkatkan saldo sgBENJI Franklin di XRPL dari sekitar 48 juta saham menjadi hampir 193 juta saham, senilai sekitar $200 juta berdasarkan harga saham tercatat sebesar $1,039. Ini menjadikan Franklin platform aset tertokenisasi terbesar kedua di XRPL, setelah RLUSD.
🔑 Mengapa ini penting: ini adalah dana institusional sungguhan yang bergerak secara onchain, bukan pengumuman uji coba. OnChain U.S. Dollar Short-Term Money Market Fund milik Franklin adalah instrumen teregulasi yang berdomisili di Singapura, dan kehadirannya di XRPL hampir berlipat empat hanya dalam satu minggu.
⚠️ Catatan penting: setiap saham baru masuk ke satu dompet yang dikendalikan oleh para penanda tangan Franklin sendiri, dan saham tersebut dipasangkan dengan RLUSD, bukan $XRP . Jadi, ini hampir tidak menciptakan tekanan beli langsung pada XRP. Bahkan, harga XRP sempat turun sekitar 3% setelah berita ini.
Meski begitu, arahnya jelas: Treasury dan reksa dana pasar uang tertokenisasi mulai menjadi infrastruktur institusional crypto yang bergerak tanpa banyak sorotan. Nantikan apakah investor ritel akan mulai menyimpan aset ini secara langsung.
🐂 atau 🐻: apakah pertumbuhan reksa dana tertokenisasi akan menggerakkan XRP, atau hanya ledger-nya?
📌 Ini hanya opini pribadi, bukan nasihat keuangan atau rekomendasi untuk membeli/menjual. Crypto sangat berisiko; lakukan riset sendiri dan Anda sepenuhnya bertanggung jawab. Tidak ada promosi koin.
#FranklinTempleton #Tokenization #RWA #Crypto #Binance
Dua transaksi langganan senilai $75 juta masuk minggu ini, meningkatkan saldo sgBENJI Franklin di XRPL dari sekitar 48 juta saham menjadi hampir 193 juta saham, senilai sekitar $200 juta berdasarkan harga saham tercatat sebesar $1,039. Ini menjadikan Franklin platform aset tertokenisasi terbesar kedua di XRPL, setelah RLUSD.
🔑 Mengapa ini penting: ini adalah dana institusional sungguhan yang bergerak secara onchain, bukan pengumuman uji coba. OnChain U.S. Dollar Short-Term Money Market Fund milik Franklin adalah instrumen teregulasi yang berdomisili di Singapura, dan kehadirannya di XRPL hampir berlipat empat hanya dalam satu minggu.
⚠️ Catatan penting: setiap saham baru masuk ke satu dompet yang dikendalikan oleh para penanda tangan Franklin sendiri, dan saham tersebut dipasangkan dengan RLUSD, bukan $XRP . Jadi, ini hampir tidak menciptakan tekanan beli langsung pada XRP. Bahkan, harga XRP sempat turun sekitar 3% setelah berita ini.
Meski begitu, arahnya jelas: Treasury dan reksa dana pasar uang tertokenisasi mulai menjadi infrastruktur institusional crypto yang bergerak tanpa banyak sorotan. Nantikan apakah investor ritel akan mulai menyimpan aset ini secara langsung.
🐂 atau 🐻: apakah pertumbuhan reksa dana tertokenisasi akan menggerakkan XRP, atau hanya ledger-nya?
📌 Ini hanya opini pribadi, bukan nasihat keuangan atau rekomendasi untuk membeli/menjual. Crypto sangat berisiko; lakukan riset sendiri dan Anda sepenuhnya bertanggung jawab. Tidak ada promosi koin.
#FranklinTempleton #Tokenization #RWA #Crypto #Binance
