Chamath Palihapitiya, yang sebelumnya memperkirakan Bitcoin bisa mencapai US$1 juta, kini mengubah pendiriannya. Menurut laporan Bitcoin.com News, ia sekarang mengatakan bahwa kecerdasan buatan pada akhirnya akan meretas protokol Bitcoin dan membuat nilai BTC menjadi nol.
Media tersebut juga menyoroti bahwa peralihannya dari bullish menjadi bearish mengikuti pola yang mirip dengan rekam jejaknya sebelumnya: secara terbuka memuji Tesla sambil menjual sahamnya, serta mengakui bahwa kerajaan SPAC miliknya memiliki masalah serius. Laporan itu menempatkan perubahan pandangan ini dalam konteks rekam jejaknya, alih-alih memperlakukannya semata-mata sebagai penilaian teknis.
Perlu dibedakan bahwa klaim AI akan meretas protokol Bitcoin saat ini hanyalah pernyataannya; laporan tersebut tidak menjelaskan metode atau waktunya. Prediksinya sebelumnya tentang harga US$1 juta juga sekadar ramalan. Kedua pernyataan yang saling bertentangan itu sama-sama tidak disertai argumen teknis yang dapat diverifikasi. Nilai beritanya lebih terletak pada siapa yang menyampaikan klaim tersebut dan rekam jejak orang itu.
#BTC
Media tersebut juga menyoroti bahwa peralihannya dari bullish menjadi bearish mengikuti pola yang mirip dengan rekam jejaknya sebelumnya: secara terbuka memuji Tesla sambil menjual sahamnya, serta mengakui bahwa kerajaan SPAC miliknya memiliki masalah serius. Laporan itu menempatkan perubahan pandangan ini dalam konteks rekam jejaknya, alih-alih memperlakukannya semata-mata sebagai penilaian teknis.
Perlu dibedakan bahwa klaim AI akan meretas protokol Bitcoin saat ini hanyalah pernyataannya; laporan tersebut tidak menjelaskan metode atau waktunya. Prediksinya sebelumnya tentang harga US$1 juta juga sekadar ramalan. Kedua pernyataan yang saling bertentangan itu sama-sama tidak disertai argumen teknis yang dapat diverifikasi. Nilai beritanya lebih terletak pada siapa yang menyampaikan klaim tersebut dan rekam jejak orang itu.
#BTC