Karier awal Elon Musk berubah drastis pada 1995.

Setelah menyelesaikan studi sarjananya di University of Pennsylvania, Musk pergi ke California dengan niat melanjutkan studi pascasarjana di Stanford.

Namun, internet berkembang pesat, dan ia percaya peluang itu hadir saat itu juga.

Ia memutuskan untuk menunda studinya dan mendirikan Zip2 bersama saudaranya, Kimbal. Musk kemudian mengenang bahwa masa-masa awal perusahaan itu sangat serba minim: ia tidur di kantor dan mandi di YMCA sambil membangun bisnis tersebut. Stanford Technology Ventures Program

Zip2 akhirnya meraih kesuksesan besar. Pada 1999, Compaq membeli perusahaan itu dengan uang tunai sekitar $307 juta. Musk kemudian menggunakan sebagian besar hasil penjualannya untuk membantu meluncurkan X.com, yang kemudian menjadi bagian dari kisah di balik PayPal. Stanford Technology Ventures Program

Hal yang menarik bukan sekadar bahwa Musk meninggalkan Stanford.

Melainkan, ia bertaruh pada teknologi yang masih belum sepenuhnya dipahami banyak orang dan memutuskan bahwa ia lebih memilih membangun sesuatu di tengah lonjakan internet daripada hanya menyaksikannya dari pinggir.

Keputusan itu menjadi awal dari perjalanan yang jauh lebih besar #ElonMusk