Belasan tahun yang lalu, setiap kali pendapatku berbeda dengan orang lain, aku suka berdebat dengan mereka. Aku harus membuat mereka menerima pemikiran dan sudut pandangku.

Namun, pada akhirnya kita hanya berdebat sampai muka memerah, tanpa benar-benar menerima sudut pandang satu sama lain. Tidak ada hasil apa pun.

Belakangan aku sadar, tidak ada hasil karena setiap orang punya sudut pandang yang berbeda dan tidak mengalami hal yang sama.

Misalnya, kalau aku bisa ereksi dengan baik, malamku akan terasa menyenangkan. Tapi kalau kamu mengalami impotensi, kamu pasti merasa tersiksa.

Jadi, karena kita melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, perasaan dan pendapat kita tentang hal yang sama pasti berbeda. Menurutmu, apa orang bisa berdebat sampai menemukan hasilnya?

Sebenarnya, keinginan untuk membuat orang lain menerima pendapat kita saat berdebat berakar dari hasrat untuk mengendalikan.

Namun sekarang, semakin bertambah usia, aku hampir tidak pernah melakukannya lagi. Kalau pendapat kami berbeda, aku lebih suka tertawa dan berkata, “Pendapatmu sama sekali tidak salah. Kamu benar.”

Meski begitu, aku tetap melihat masalah dari sudut pandangku sendiri, bukan sudut pandangmu.

Walaupun aku suka memaki orang, aku hanya sedang mengungkapkan pendapat, bukan berdebat denganmu. Hahaha.

Jadi menurutku, tidak perlu memperdebatkan siapa yang benar setiap kali kamu tidak setuju dengan sesuatu. Tak perlu menguras pikiran. Hahaha. Ada banyak hal di dunia ini yang layak kamu nikmati dan pelajari.