BTC relatif tahan terhadap penurunan, tetapi ETF mengalami arus keluar besar! Pekan depan pasar bakal seru
Pasar pekan ini: Nasdaq anjlok, saham chip AI dijual besar-besaran, harga minyak mentah melonjak, tetapi BTC tidak mengalami kejatuhan yang lebih parah. Sementara itu, dana ETF awalnya masuk dalam jumlah besar, lalu mengalir keluar secara serentak. Menurut saya, pasar belum saatnya disikapi dengan optimisme buta. Ujian sesungguhnya baru akan datang pekan depan.
一、Saham AI dijual besar-besaran, BTC relatif tahan terhadap penurunan
Pada Kamis, Nasdaq turun 2,68% dan Indeks Semikonduktor Philadelphia anjlok 6,3%. Pasar khawatir investasi AI terlalu besar dan hasilnya tidak cukup cepat terlihat. Ditambah lagi, situasi di Timur Tengah memanas sehingga harga minyak mentah Brent naik hingga mendekati US$113 per barel.
Pada Kamis, BTC turun dari US$84.022 menjadi US$81.316. Namun, setelah itu BTC bergerak naik turun terutama di atas US$80.000. Penurunan selama sepekan sekitar 0,64%.
Ini menunjukkan bahwa untuk sementara BTC tidak lebih rentan daripada saham AS, tetapi jangan buru-buru menganggapnya sebagai aset lindung nilai. Untuk mengetahui apakah BTC benar-benar bisa menguat, kita masih perlu melihat apakah arus dana dan harga sama-sama memberikan jawabannya.
二、Arus dana ETF masuk dan keluar dalam jumlah besar, struktur jangka pendek melemah
ETF BTC spot AS mencatat total arus masuk lebih dari US$1 miliar dari Senin hingga Rabu, tetapi pada Kamis saja terjadi arus keluar bersih sekitar US$635 juta. Kinerja ETF ETH spot lebih lemah, dengan arus keluar bersih kumulatif hampir US$1,08 miliar pada Oktober.
Pada saat yang sama, BTC turun menembus moving average 50 hari dalam jangka pendek. Pada Jumat, posisi long senilai sekitar US$430 juta dilikuidasi.
Saya tidak menganggap penurunan di bawah satu garis moving average berarti pasar bullish telah berakhir. Namun, hal ini memang menunjukkan tekanan jangka pendek semakin meningkat. Arus dana ETF yang masuk pada satu hari dan keluar pada hari berikutnya juga mencerminkan bahwa institusi belum memiliki arah yang stabil dan sejalan.
Selanjutnya, yang perlu diperhatikan adalah apakah BTC bisa kembali bertahan di atas moving average jangka pendek dan apakah dana di pasar spot akan terus mengalir masuk. Jangan menyebut pasar bullish hanya karena sekali terjadi arus masuk besar, dan jangan pula menyimpulkan akan terjadi kejatuhan hanya karena sekali terjadi arus keluar.
三、BNB dibakar, pekan depan ada empat faktor penting
BNB Chain menyelesaikan pembakaran triwulanan ke-37, dengan sekitar 1,646 juta BNB dibakar. Pengurangan pasokan merupakan bagian dari mekanisme jangka panjang, tetapi harga jangka pendek tetap bergantung pada permintaan dan sentimen pasar. Jangan mengejar harga naik hanya karena kabar pembakaran.
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan pekan depan:
27 Oktober: Negosiasi serikat pekerja Micron, SK Hynix merilis laporan keuangan kuartal ketiga.
28 Oktober: Keputusan suku bunga Federal Reserve.
29 Oktober: Laporan keuangan Samsung, SanDisk merilis laporan keuangan dan proyeksi untuk kuartal berikutnya.
Pasar pekan ini: Nasdaq anjlok, saham chip AI dijual besar-besaran, harga minyak mentah melonjak, tetapi BTC tidak mengalami kejatuhan yang lebih parah. Sementara itu, dana ETF awalnya masuk dalam jumlah besar, lalu mengalir keluar secara serentak. Menurut saya, pasar belum saatnya disikapi dengan optimisme buta. Ujian sesungguhnya baru akan datang pekan depan.
一、Saham AI dijual besar-besaran, BTC relatif tahan terhadap penurunan
Pada Kamis, Nasdaq turun 2,68% dan Indeks Semikonduktor Philadelphia anjlok 6,3%. Pasar khawatir investasi AI terlalu besar dan hasilnya tidak cukup cepat terlihat. Ditambah lagi, situasi di Timur Tengah memanas sehingga harga minyak mentah Brent naik hingga mendekati US$113 per barel.
Pada Kamis, BTC turun dari US$84.022 menjadi US$81.316. Namun, setelah itu BTC bergerak naik turun terutama di atas US$80.000. Penurunan selama sepekan sekitar 0,64%.
Ini menunjukkan bahwa untuk sementara BTC tidak lebih rentan daripada saham AS, tetapi jangan buru-buru menganggapnya sebagai aset lindung nilai. Untuk mengetahui apakah BTC benar-benar bisa menguat, kita masih perlu melihat apakah arus dana dan harga sama-sama memberikan jawabannya.
二、Arus dana ETF masuk dan keluar dalam jumlah besar, struktur jangka pendek melemah
ETF BTC spot AS mencatat total arus masuk lebih dari US$1 miliar dari Senin hingga Rabu, tetapi pada Kamis saja terjadi arus keluar bersih sekitar US$635 juta. Kinerja ETF ETH spot lebih lemah, dengan arus keluar bersih kumulatif hampir US$1,08 miliar pada Oktober.
Pada saat yang sama, BTC turun menembus moving average 50 hari dalam jangka pendek. Pada Jumat, posisi long senilai sekitar US$430 juta dilikuidasi.
Saya tidak menganggap penurunan di bawah satu garis moving average berarti pasar bullish telah berakhir. Namun, hal ini memang menunjukkan tekanan jangka pendek semakin meningkat. Arus dana ETF yang masuk pada satu hari dan keluar pada hari berikutnya juga mencerminkan bahwa institusi belum memiliki arah yang stabil dan sejalan.
Selanjutnya, yang perlu diperhatikan adalah apakah BTC bisa kembali bertahan di atas moving average jangka pendek dan apakah dana di pasar spot akan terus mengalir masuk. Jangan menyebut pasar bullish hanya karena sekali terjadi arus masuk besar, dan jangan pula menyimpulkan akan terjadi kejatuhan hanya karena sekali terjadi arus keluar.
三、BNB dibakar, pekan depan ada empat faktor penting
BNB Chain menyelesaikan pembakaran triwulanan ke-37, dengan sekitar 1,646 juta BNB dibakar. Pengurangan pasokan merupakan bagian dari mekanisme jangka panjang, tetapi harga jangka pendek tetap bergantung pada permintaan dan sentimen pasar. Jangan mengejar harga naik hanya karena kabar pembakaran.
Hal-hal penting yang perlu diperhatikan pekan depan:
27 Oktober: Negosiasi serikat pekerja Micron, SK Hynix merilis laporan keuangan kuartal ketiga.
28 Oktober: Keputusan suku bunga Federal Reserve.
29 Oktober: Laporan keuangan Samsung, SanDisk merilis laporan keuangan dan proyeksi untuk kuartal berikutnya.