Kasus pidana LIBRA ditutup. Bukan karena kerugiannya tidak nyata, melainkan karena hakim memutuskan bahwa tindakan tersebut bukan tindak pidana.

Pada 23 Oktober, hakim federal Argentina Marcelo Martínez de Giorgi menggugurkan kasus terhadap Presiden Javier Milei, Karina Milei, dan 9 orang lainnya, termasuk kreator LIBRA, Hayden Davis, dengan menerima permintaan jaksa Eduardo Taiano.

Poin-poin utama putusan:
• Kenaikan harga yang diikuti anjloknya harga saja bukan penipuan, kecuali terbukti ada tindakan menyesatkan yang menyebabkan kerugian
• Tidak ada penyalahgunaan wewenang: unggahan Milei di X pada 14 Februari 2025 tidak disertai tindakan resmi atau penggunaan sumber daya negara
• Para investor yang mengatakan sekitar $100 juta telah ditarik dikecualikan sebagai penggugat; banding mereka ke Pengadilan Kasasi Federal masih menunggu keputusan

Mengapa ini penting bagi kripto:
Pandangan optimistis: hambatan hukum telah disingkirkan, dan pengadilan sedang menetapkan batas antara mempromosikan token dan menipu pembeli.
Pandangan pesimistis: “bukan tindak pidana” bukan berarti “tidak ada kerugian.” Investor ritel tetap menanggung dampak kejatuhan harga, dan preseden ini bisa membuat peluncuran token yang dipromosikan selebritas terasa lebih rendah risikonya daripada kenyataannya.

Pelajarannya tetap sama: nama terkenal bukan pengganti uji tuntas. Periksa likuiditas, konsentrasi kepemilikan, dan siapa yang mengendalikan pasokan sebelum membeli token yang baru diluncurkan.

Menurut Anda, apakah putusan ini mengubah cara politisi dan influencer mempromosikan token?

Sumber: https://www.batimes.com.ar/news/argentina/court-clears-milei-siblings-in-libra-cryptocurrency-case.phtml

Bukan nasihat keuangan. Lakukan riset sendiri.
#WriteToEarn