Bank Sentral Swedia (Riksbank) mengirim surat kepada Komite Keuangan Parlemen. Bahasanya sangat berhati-hati, tetapi pesannya jelas: lembaga legislatif diminta mulai menyiapkan landasan hukum untuk kemungkinan penerapan krona digital.
Mari kita lihat latar belakangnya. Swedia memulai proyek penelitian krona elektronik (e-krona) pada 2017, menjadikannya salah satu bank sentral pertama di dunia yang menjajaki CBDC. Namun, pada 2023, sebuah komite penyelidikan pemerintah menyimpulkan bahwa saat ini belum ada kebutuhan yang cukup mendesak untuk menerbitkan krona digital, sehingga proyek tersebut pada praktiknya ditangguhkan.
Tiga tahun kemudian, Riksbank sendiri kembali mendorong isu ini ke depan dengan tiga alasan:
Pertama, proyek euro digital ECB terus berjalan. Negosiasi trilog Uni Eropa diperkirakan rampung pada 2026. Meski Swedia bukan bagian dari zona euro, jika euro digital digunakan secara luas di Eropa, sistem pembayaran krona Swedia dapat perlahan tersisih dalam transaksi lintas negara.
Kedua, potensi ancaman dari stablecoin mata uang asing. Surat itu secara langsung menyebutkan: jika stablecoin yang dipatok pada mata uang asing menjadi menarik untuk transaksi sehari-hari, penggunaan krona di dalam Swedia sendiri bisa tertekan. Saat ini hal tersebut mungkin terdengar seperti kekhawatiran yang masih jauh, tetapi menurut Riksbank, risikonya tidak boleh dianggap enteng.
Ketiga, soal jendela waktu. Riksbank memperkirakan bahwa sekalipun persiapan legislasi dimulai sekarang, revisi undang-undang hingga penerapan teknis masih akan membutuhkan setidaknya lima tahun. Jadi, yang dimulai sekarang bukanlah "pasti akan diterbitkan", melainkan "membuka jalan terlebih dahulu", agar tidak terlambat ketika nantinya dibutuhkan.
Perlu dicatat: surat ini tidak memutuskan untuk menerbitkan krona digital dan juga tidak menetapkan jadwal. Riksbank menyatakan dengan jelas bahwa keputusan untuk menerbitkannya atau tidak adalah keputusan politik, bukan sesuatu yang bisa diputuskan sepihak oleh bank sentral.
Namun, jika ditempatkan dalam konteks perkembangan CBDC global, maknanya jelas: pergeseran sikap dari "tidak perlu" menjadi "kita harus bersiap" itu sendiri merupakan sebuah pernyataan.
Stablecoin sedang mendorong mata uang berdaulat untuk meninjau kembali proses digitalisasi mereka. Tekanan ini pun menyebar dari dolar ke zona euro, negara-negara Nordik, dan Asia. Setiap negara menempuh jalannya sendiri, tetapi arahnya semakin selaras.
Menurut Anda, pada akhirnya CBDC akan menjadi pesaing stablecoin atau penggantinya?
$USDC
#瑞典央行敦促重新评估电子克朗
Mari kita lihat latar belakangnya. Swedia memulai proyek penelitian krona elektronik (e-krona) pada 2017, menjadikannya salah satu bank sentral pertama di dunia yang menjajaki CBDC. Namun, pada 2023, sebuah komite penyelidikan pemerintah menyimpulkan bahwa saat ini belum ada kebutuhan yang cukup mendesak untuk menerbitkan krona digital, sehingga proyek tersebut pada praktiknya ditangguhkan.
Tiga tahun kemudian, Riksbank sendiri kembali mendorong isu ini ke depan dengan tiga alasan:
Pertama, proyek euro digital ECB terus berjalan. Negosiasi trilog Uni Eropa diperkirakan rampung pada 2026. Meski Swedia bukan bagian dari zona euro, jika euro digital digunakan secara luas di Eropa, sistem pembayaran krona Swedia dapat perlahan tersisih dalam transaksi lintas negara.
Kedua, potensi ancaman dari stablecoin mata uang asing. Surat itu secara langsung menyebutkan: jika stablecoin yang dipatok pada mata uang asing menjadi menarik untuk transaksi sehari-hari, penggunaan krona di dalam Swedia sendiri bisa tertekan. Saat ini hal tersebut mungkin terdengar seperti kekhawatiran yang masih jauh, tetapi menurut Riksbank, risikonya tidak boleh dianggap enteng.
Ketiga, soal jendela waktu. Riksbank memperkirakan bahwa sekalipun persiapan legislasi dimulai sekarang, revisi undang-undang hingga penerapan teknis masih akan membutuhkan setidaknya lima tahun. Jadi, yang dimulai sekarang bukanlah "pasti akan diterbitkan", melainkan "membuka jalan terlebih dahulu", agar tidak terlambat ketika nantinya dibutuhkan.
Perlu dicatat: surat ini tidak memutuskan untuk menerbitkan krona digital dan juga tidak menetapkan jadwal. Riksbank menyatakan dengan jelas bahwa keputusan untuk menerbitkannya atau tidak adalah keputusan politik, bukan sesuatu yang bisa diputuskan sepihak oleh bank sentral.
Namun, jika ditempatkan dalam konteks perkembangan CBDC global, maknanya jelas: pergeseran sikap dari "tidak perlu" menjadi "kita harus bersiap" itu sendiri merupakan sebuah pernyataan.
Stablecoin sedang mendorong mata uang berdaulat untuk meninjau kembali proses digitalisasi mereka. Tekanan ini pun menyebar dari dolar ke zona euro, negara-negara Nordik, dan Asia. Setiap negara menempuh jalannya sendiri, tetapi arahnya semakin selaras.
Menurut Anda, pada akhirnya CBDC akan menjadi pesaing stablecoin atau penggantinya?
$USDC
#瑞典央行敦促重新评估电子克朗
