Teman-teman, BTC turun lagi ke 81 ribu, hampir 4% dalam sehari.
Banyak yang bertanya kepada saya: sebenarnya kapan titik terendahnya? Hari ini saya akan menjelaskannya terus terang. Saat ini ada tiga gunung besar yang membebani pasar, dan masing-masing lebih berat dari sebelumnya.
🏔️ Gunung pertama: The Fed menaikkan suku bunga, dan sepertinya tidak akan berhenti
Pada September, suku bunga baru saja dinaikkan 25 basis poin. Ini kenaikan pertama dalam tiga tahun. Jangan kira sampai di situ saja—data terbaru menunjukkan peluang kenaikan suku bunga lagi pada Desember sudah lebih dari 80%.
Ketua baru The Fed, Warsh, dikenal sangat hawkish. Sikapnya jelas: kenaikan suku bunga tidak akan berhenti sebelum inflasi berhasil dikendalikan. Suku bunga sekarang sudah mencapai 3,75%-4%, dan pasar masih menebak-nebak apakah akan naik sampai 4,5%.
Sederhananya: uang akan semakin mahal, dan aset berisiko, termasuk kripto, akan ikut tersedot likuiditasnya. Ini bukan soal penurunan satu hari, melainkan soal siklus.
🏔️ Gunung kedua: AS dan Iran akan berperang, situasi di Timur Tengah memanas
Yang ini lebih gila lagi. AS dan Israel sudah menyusun rencana untuk melancarkan serangan militer "singkat dan intens" terhadap Iran setelah pemilu paruh waktu AS pada 3 November berakhir.
Apa targetnya? Fasilitas energi, fasilitas nuklir, dan gudang rudal Iran.
AS sudah mengirim gugus tempur kapal induk ketiga ke Timur Tengah. Iran juga sudah memperingatkan: kalau kalian menyerang, kami akan membom pangkalan dan kapal tanker kalian di seluruh Timur Tengah.
Apa itu Selat Hormuz? Sepertiga pengiriman minyak dunia melewati sana. Kalau perang benar-benar pecah, harga minyak akan langsung melonjak, inflasi makin sulit dikendalikan, dan The Fed punya alasan lebih kuat untuk menaikkan suku bunga. Ini lingkaran setan.
🏔️ Gunung ketiga: Saham teknologi AS ambruk, apakah gelembung AI akan pecah?
Tadi malam Nasdaq turun 2,6%, penurunan harian terbesar sejak Juni. Meta baru saja mengumumkan akan menghabiskan 825 miliar dolar AS untuk komputasi AI ke depannya, tetapi harga sahamnya malah turun—pasar mulai bertanya: setelah menginvestasikan begitu banyak uang, kapan hasilnya bisa didapat?
Tesla, Google, dan Microsoft semuanya turun. Saham teknologi AS menjadi jangkar aset berisiko selama dua tahun terakhir. Kalau jangkar saja bergoyang, bisakah pasar kripto tetap bertahan?
Korelasi BTC dengan Nasdaq sekarang sangat tinggi. Nasdaq turun, BTC pasti ikut turun.
🤡 Yang paling menarik adalah Trump
Di satu sisi, dia memarahi The Fed, "Kenapa tidak menurunkan suku bunga? Suku bunga seharusnya di bawah 1%!" Di sisi lain, dia malah bersiap menyerang Iran.
Coba pikir: serang Iran → harga minyak naik → inflasi meningkat → The Fed makin terdorong untuk menaikkan suku bunga → bukankah itu sama saja dengan menjilat ludah sendiri?
Selain itu, dia baru saja membatalkan pertemuannya dengan Putin dan juga akan menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Permainan geopolitik ini makin lama makin kacau.
💡 Pendapat saya: sekarang harus bagaimana?
Terus terang saja, selama tiga gunung besar ini belum tersingkir, 80 ribu pun belum tentu menjadi titik terendah.
Tapi tidak perlu terlalu panik:
Pertama, kalau Iran benar-benar diserang, dalam jangka pendek pasar bisa panik dan harga jatuh, tetapi itu sering kali menjadi peluang emas untuk membeli di harga bawah.
Kedua, dengan kenaikan suku bunga The Fed sampai sejauh ini, kita juga sudah tidak terlalu jauh dari titik terendah siklus.
Ketiga, institusi seperti BlackRock masih membeli saat pasar turun. Ini menunjukkan bahwa investor bermodal besar sedang menunggu aset yang lebih murah.
Strategi saya sendiri: tidak mencoba menangkap harga terendah, dan juga tidak menjual dalam keadaan rugi. Simpan uang tunai, lalu beli bertahap saat terjadi penurunan tajam karena kepanikan, misalnya ketika BTC menyentuh 70 ribu.
Menurut kalian, penurunan kali ini bisa sampai berapa? Yuk, diskusi di kolom komentar.
$BTC $ETH #行情分析 #makroekonomi
Banyak yang bertanya kepada saya: sebenarnya kapan titik terendahnya? Hari ini saya akan menjelaskannya terus terang. Saat ini ada tiga gunung besar yang membebani pasar, dan masing-masing lebih berat dari sebelumnya.
🏔️ Gunung pertama: The Fed menaikkan suku bunga, dan sepertinya tidak akan berhenti
Pada September, suku bunga baru saja dinaikkan 25 basis poin. Ini kenaikan pertama dalam tiga tahun. Jangan kira sampai di situ saja—data terbaru menunjukkan peluang kenaikan suku bunga lagi pada Desember sudah lebih dari 80%.
Ketua baru The Fed, Warsh, dikenal sangat hawkish. Sikapnya jelas: kenaikan suku bunga tidak akan berhenti sebelum inflasi berhasil dikendalikan. Suku bunga sekarang sudah mencapai 3,75%-4%, dan pasar masih menebak-nebak apakah akan naik sampai 4,5%.
Sederhananya: uang akan semakin mahal, dan aset berisiko, termasuk kripto, akan ikut tersedot likuiditasnya. Ini bukan soal penurunan satu hari, melainkan soal siklus.
🏔️ Gunung kedua: AS dan Iran akan berperang, situasi di Timur Tengah memanas
Yang ini lebih gila lagi. AS dan Israel sudah menyusun rencana untuk melancarkan serangan militer "singkat dan intens" terhadap Iran setelah pemilu paruh waktu AS pada 3 November berakhir.
Apa targetnya? Fasilitas energi, fasilitas nuklir, dan gudang rudal Iran.
AS sudah mengirim gugus tempur kapal induk ketiga ke Timur Tengah. Iran juga sudah memperingatkan: kalau kalian menyerang, kami akan membom pangkalan dan kapal tanker kalian di seluruh Timur Tengah.
Apa itu Selat Hormuz? Sepertiga pengiriman minyak dunia melewati sana. Kalau perang benar-benar pecah, harga minyak akan langsung melonjak, inflasi makin sulit dikendalikan, dan The Fed punya alasan lebih kuat untuk menaikkan suku bunga. Ini lingkaran setan.
🏔️ Gunung ketiga: Saham teknologi AS ambruk, apakah gelembung AI akan pecah?
Tadi malam Nasdaq turun 2,6%, penurunan harian terbesar sejak Juni. Meta baru saja mengumumkan akan menghabiskan 825 miliar dolar AS untuk komputasi AI ke depannya, tetapi harga sahamnya malah turun—pasar mulai bertanya: setelah menginvestasikan begitu banyak uang, kapan hasilnya bisa didapat?
Tesla, Google, dan Microsoft semuanya turun. Saham teknologi AS menjadi jangkar aset berisiko selama dua tahun terakhir. Kalau jangkar saja bergoyang, bisakah pasar kripto tetap bertahan?
Korelasi BTC dengan Nasdaq sekarang sangat tinggi. Nasdaq turun, BTC pasti ikut turun.
🤡 Yang paling menarik adalah Trump
Di satu sisi, dia memarahi The Fed, "Kenapa tidak menurunkan suku bunga? Suku bunga seharusnya di bawah 1%!" Di sisi lain, dia malah bersiap menyerang Iran.
Coba pikir: serang Iran → harga minyak naik → inflasi meningkat → The Fed makin terdorong untuk menaikkan suku bunga → bukankah itu sama saja dengan menjilat ludah sendiri?
Selain itu, dia baru saja membatalkan pertemuannya dengan Putin dan juga akan menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Permainan geopolitik ini makin lama makin kacau.
💡 Pendapat saya: sekarang harus bagaimana?
Terus terang saja, selama tiga gunung besar ini belum tersingkir, 80 ribu pun belum tentu menjadi titik terendah.
Tapi tidak perlu terlalu panik:
Pertama, kalau Iran benar-benar diserang, dalam jangka pendek pasar bisa panik dan harga jatuh, tetapi itu sering kali menjadi peluang emas untuk membeli di harga bawah.
Kedua, dengan kenaikan suku bunga The Fed sampai sejauh ini, kita juga sudah tidak terlalu jauh dari titik terendah siklus.
Ketiga, institusi seperti BlackRock masih membeli saat pasar turun. Ini menunjukkan bahwa investor bermodal besar sedang menunggu aset yang lebih murah.
Strategi saya sendiri: tidak mencoba menangkap harga terendah, dan juga tidak menjual dalam keadaan rugi. Simpan uang tunai, lalu beli bertahap saat terjadi penurunan tajam karena kepanikan, misalnya ketika BTC menyentuh 70 ribu.
Menurut kalian, penurunan kali ini bisa sampai berapa? Yuk, diskusi di kolom komentar.
$BTC $ETH #行情分析 #makroekonomi