⚖️ Pemegang saham Circle menggugat Trump dan World Liberty: USD1 terseret ke dalam perkara hukum

Menurut laporan Bloomberg, Politico, dan media lainnya, seorang pemegang saham Circle, Joel Greenberg, telah mengajukan gugatan di pengadilan federal Washington, D.C. Pihak yang digugat mencakup Presiden AS Donald Trump, World Liberty Financial beserta entitas terkait, serta utusan khusus Steve Witkoff.

Inti tuduhan penggugat adalah pelanggaran terhadap “Klausul Emolumen Asing” dalam Konstitusi AS, terutama terkait dua transaksi yang berhubungan dengan UEA:

🔹 Transaksi senilai sekitar 500 juta dolar AS untuk membeli 49% saham terkait World Liberty
🔹 Investasi MGX senilai sekitar 2 miliar dolar AS di Binance, yang menurut tuduhan diselesaikan menggunakan USD1

Penggugat juga menyatakan bahwa pengaturan ini memberi USD1 keuntungan yang tidak adil dan merugikan USDC serta para pemegang saham Circle.

Perlu ditegaskan: saat ini semua ini baru berupa tuduhan dalam gugatan. Pengadilan belum mengeluarkan putusan apa pun, dan tanggapan lengkap dari pihak tergugat juga belum terlihat.

Menurut saya, dampak paling langsung dari perkara ini bagi pengguna biasa bukanlah “siapa menang dan siapa kalah”, melainkan pengingat bahwa persaingan stablecoin kini bukan hanya soal cadangan dan likuiditas, tetapi juga risiko politik dan hukum. Pemegang saham, mitra transaksi, dan hubungan regulator di balik sebuah stablecoin, semuanya dapat menjadi faktor risiko.

Jadi, bagi teman-teman yang memegang U, daripada sibuk memilih kubu, lebih baik lakukan dua hal: pastikan stablecoin yang kalian miliki diterbitkan oleh siapa, dan jangan menaruh seluruh dana dalam jumlah besar pada satu penerbit saja.

Biasanya kamu lebih sering menggunakan USDT, USDC, atau USD1? Apakah perkara hukum seperti ini akan memengaruhi pilihanmu?

#稳定币 #USD1 #USDC #RegulasiKripto