"Mahasuci Allah! Kita selalu terbiasa berpikir bahwa kemurahan hati yang lazim dalam budaya kita berkaitan dengan menyajikan makanan dan menyambut tamu dengan baik. Namun, berkali-kali aku menyadari bahwa kemurahan hati sejati terletak pada kata-kata; bahkan, hakikat kemurahan hati adalah kata-kata. Seluruh alam semesta dibangun dengan sebuah kata, dan semua agama datang melalui kata-kata.
Maka, pilihlah kata-kata dengan bijak saat berbicara; kalian tak tahu betapa kata-kata dapat menghibur hati! Bahkan, Allah menjadikan ucapan dan salam para penghuni surga sebagai salam sejahtera. Salam sejahtera adalah ucapan menyejukkan yang menenangkan dada dan menghibur hati.
Semoga kalian selalu dalam kebaikan, dan semoga rumah-rumah kalian senantiasa dipenuhi keyakinan. Sebab, rumah bukanlah batu bata; rumah adalah tempat bernaung yang bersumber dari hakikat, bukan sekadar rupa."