Inflasi Selandia Baru pada kuartal III melambat menjadi 3,7%, sedikit di bawah perkiraan. Namun, angka yang lebih rendah dari perkiraan ini belum cukup untuk mengubah sikap hawkish RBNZ, sementara pasar masih memperhitungkan kenaikan suku bunga pada 28 Oktober. NZD/USD sempat turun di bawah 0,5700 karena penguatan harga minyak mentah dan risiko pasokan dari Timur Tengah terus mendorong tekanan inflasi ke atas. Saham global dan aset digital masih bergerak hati-hati di tengah imbal hasil obligasi pemerintah yang tinggi.