$XAUT berada di 4079.69 dolar AS, turun 1.21% dalam 24 jam.

Jujur saja, sepatu lari rasanya ingin kusimpan saja.

Dihitung dari puncak 5598 dolar AS pada Januari, penurunannya sudah lebih dari 20%. Harga emas berjangka New York sudah lama menembus 4200, dan malam ini level 4000 sudah tampak di depan mata.

Yang paling absurd, malam ini fungsi emas sebagai aset lindung nilai gagal.

Pasar saham Korea Selatan turun 3.52%, indeks teknologi saham Hong Kong turun lebih dari 5%, kontrak berjangka Nasdaq AS turun 1.7% sebelum pasar dibuka, dan saham-saham terkait kripto kompak turun 4% hingga 6%.

Menurut pola lama, dalam situasi seperti ini emas seharusnya diburu.

Namun, ternyata emas ikut melemah.

$BTC juga turun di bawah 82 ribu dolar AS, melemah 1.75% dalam 24 jam. Bahkan angka bulat pun gagal dipertahankan.

Perhitungannya sebenarnya tidak sulit. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun masih di atas 5.12%, indeks dolar bertahan di sekitar 121, dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Desember kembali diperhitungkan dalam harga.

Emas tidak menghasilkan bunga, jadi perhitungan ini tidak menguntungkan siapa pun.

Menurut penilaian saya, penurunan kali ini bukan dipicu sentimen. Logika penetapan harganya benar-benar bergeser: dari bertaruh pada penurunan suku bunga menjadi bertaruh pada sikap hawkish.

Dalam perhitungan baru ini, bertahan di level 4000 paling banter berarti bergerak mendatar. Jika benar-benar menembus ke bawah, angka 3750 yang disebut Bank of America bukan sekadar gertakan.

Baru bisa dibilang pulih jika harga kembali bertahan di atas 4200.

#避险失灵 #技术性熊市 #Emas