Semakin praktis copy trading, semakin cepat rugi? Binance Wallet meluncurkan fitur CopyTrade resmi: otomatis meniru smart money, sekaligus otomatis menyalin risikonya 😎
Pengumuman resmi 20 Oktober: Binance Wallet resmi meluncurkan fitur CopyTrade.
Singkatnya: pilih dompet on-chain yang Anda minati, tentukan jumlah untuk setiap transaksi serta level take profit dan stop loss,
lalu dompet Anda akan otomatis mengikuti transaksi dompet tersebut. Bisa dihentikan kapan saja, tanpa perlu terus memantau blockchain dan meniru transaksi secara manual.
Cara menggunakannya (tiga langkah):
1. Pilih dompet: pilih dari peringkat yang tersedia atau tempel alamat dompet target secara langsung;
2. Atur parameter: jumlah pembelian per transaksi serta harga take profit dan stop loss;
3. Mulai copy trading: sistem akan menjalankannya secara otomatis. Bisa dihentikan kapan saja.
Jenis koin yang didukung tidak terbatas: Meme coin dan saham tokenisasi bStocks bisa diikuti. Menurut pihak resmi, token lain juga didukung.
bStocks berjalan di BNB Chain dan bisa langsung menggunakan $BNB sebagai gas di dalam dompet, sehingga pengalaman copy trading on-chain berjalan lancar.
Bicara terus terang: dulu, untuk meniru smart money, kita harus memantau blockchain dan mengikuti transaksi secara manual. Saat Anda menyadari ada peluang beli,
bisa jadi mereka sudah lebih dulu membeli. Selalu terlambat selangkah adalah hal yang biasa. Alat ini mengatasi masalah “kecepatan”, tetapi risikonya ikut tersalin—
jika mereka menjual rugi, Anda juga harus ikut menjual rugi. Waspadai juga satu modus: seseorang sengaja membuat catatan performanya terlihat sangat bagus,
lalu menjual aset besar-besaran begitu para pengikut masuk. Jadi, sebelum mengikuti, pastikan untuk memeriksa riwayat performa, jangan memasang jumlah besar untuk satu transaksi,
dan selalu tetapkan stop loss. Ketiga hal ini wajib dilakukan.
Sebagai pengingat: fitur copy trading dan keuntungan adalah dua hal berbeda. Fitur ini hanya mengubah “meniru secara manual” menjadi “meniru secara otomatis”,
sementara untung atau rugi tetap bergantung pada orang yang Anda ikuti. Pasar sangat fluktuatif; jika ragu, coba dulu dengan jumlah kecil.
Saya akan terus memantau alat seperti ini dan segera memberi kabar jika ada fitur baru.
Apakah Anda mempertimbangkan untuk menggunakan fitur copy trading? Mari diskusikan di kolom komentar.
Sumber: laporan PANews tanggal 20 Oktober; keterangan dalam pengumuman resmi Binance Square (halaman topik #copytrade ); gambar ilustrasi merupakan materi promosi resmi Binance Wallet.
Hanya untuk berbagi informasi, bukan merupakan saran investasi.
Pengumuman resmi 20 Oktober: Binance Wallet resmi meluncurkan fitur CopyTrade.
Singkatnya: pilih dompet on-chain yang Anda minati, tentukan jumlah untuk setiap transaksi serta level take profit dan stop loss,
lalu dompet Anda akan otomatis mengikuti transaksi dompet tersebut. Bisa dihentikan kapan saja, tanpa perlu terus memantau blockchain dan meniru transaksi secara manual.
Cara menggunakannya (tiga langkah):
1. Pilih dompet: pilih dari peringkat yang tersedia atau tempel alamat dompet target secara langsung;
2. Atur parameter: jumlah pembelian per transaksi serta harga take profit dan stop loss;
3. Mulai copy trading: sistem akan menjalankannya secara otomatis. Bisa dihentikan kapan saja.
Jenis koin yang didukung tidak terbatas: Meme coin dan saham tokenisasi bStocks bisa diikuti. Menurut pihak resmi, token lain juga didukung.
bStocks berjalan di BNB Chain dan bisa langsung menggunakan $BNB sebagai gas di dalam dompet, sehingga pengalaman copy trading on-chain berjalan lancar.
Bicara terus terang: dulu, untuk meniru smart money, kita harus memantau blockchain dan mengikuti transaksi secara manual. Saat Anda menyadari ada peluang beli,
bisa jadi mereka sudah lebih dulu membeli. Selalu terlambat selangkah adalah hal yang biasa. Alat ini mengatasi masalah “kecepatan”, tetapi risikonya ikut tersalin—
jika mereka menjual rugi, Anda juga harus ikut menjual rugi. Waspadai juga satu modus: seseorang sengaja membuat catatan performanya terlihat sangat bagus,
lalu menjual aset besar-besaran begitu para pengikut masuk. Jadi, sebelum mengikuti, pastikan untuk memeriksa riwayat performa, jangan memasang jumlah besar untuk satu transaksi,
dan selalu tetapkan stop loss. Ketiga hal ini wajib dilakukan.
Sebagai pengingat: fitur copy trading dan keuntungan adalah dua hal berbeda. Fitur ini hanya mengubah “meniru secara manual” menjadi “meniru secara otomatis”,
sementara untung atau rugi tetap bergantung pada orang yang Anda ikuti. Pasar sangat fluktuatif; jika ragu, coba dulu dengan jumlah kecil.
Saya akan terus memantau alat seperti ini dan segera memberi kabar jika ada fitur baru.
Apakah Anda mempertimbangkan untuk menggunakan fitur copy trading? Mari diskusikan di kolom komentar.
Sumber: laporan PANews tanggal 20 Oktober; keterangan dalam pengumuman resmi Binance Square (halaman topik #copytrade ); gambar ilustrasi merupakan materi promosi resmi Binance Wallet.
Hanya untuk berbagi informasi, bukan merupakan saran investasi.