Kebanyakan orang melewatkan lonjakan bukan karena mereka menjual terlalu cepat, melainkan karena mereka sedang tidak ada saat lonjakan terjadi dan kembali saat lonjakan sudah berakhir.

Tiga cara memasang order jual sebelum pergerakan terjadi, dengan $SOL sekitar 104 USDT sebagai contoh. Harga di bawah hanya contoh.

1. OCO. Trade, Spot, jenis order OCO, Jual. Limit take-profit 120, pemicu stop 95, limit stop 94,5. Jika harga melonjak ke 120, order terisi dan stop dibatalkan. Jika harga melonjak ke 118 lalu turun lagi, tidak ada order yang terisi dan stop tetap melindungi. Cocok untuk satu target dan satu batas bawah.

2. Trailing stop. Jenis order Trailing Stop, Jual, delta 5% (spot mengizinkan 0,1% hingga 20%), aktivasi di harga pasar. Pemicu mengikuti harga tertinggi ke atas, tidak pernah turun: kenaikan ke 120 menaikkannya ke 114, lalu saat harga berbalik turun, order jual terpicu di sana. Kamu memang tidak menjual di puncak, tetapi tetap mendapatkan sebagian besar kenaikan. Cocok bagi yang membiarkan tren menentukan waktunya. 📉

3. Tangga order. Limit, Jual, tiga order di 110, 115, 120. Jika harga melonjak ke 116, dua order terisi dan order ketiga tetap menunggu. Tidak ada stop di bawahnya. Cocok bagi holder yang menjual sebagian, bukan keluar sepenuhnya.

Biaya: biaya spot standar 0,1%, tanpa kunci API (jika kamu membuat skrip, nonaktifkan penarikan dan batasi IP).

Yang bisa keliru: delta lebih ketat daripada pergerakan normal harian. $SOL bergerak sekitar 3% dalam 24 jam pada hari yang tenang, jadi delta 2% akan memicu penjualan hanya karena fluktuasi biasa.

Data hari ini menunjukkan SOL bergerak beberapa persen tanpa alasan yang jelas, jadi pengaturan jual otomatis sebaiknya menggunakan delta yang lebih lebar dari itu.

#AutomateYourCrypto #SOL #TrailingStop #OCO