J.P. Morgan menerbitkan laporan jangka panjang yang memproyeksikan bahwa Bitcoin akan mencatat kinerja terbaik di antara kelas aset utama dalam 10 tahun ke depan. Menurut analisis tersebut, mata uang digital ini diperkirakan menghasilkan imbal hasil tahunan majemuk sebesar 10,0%, jauh melampaui ekspektasi untuk pasar tradisional.

Studi tersebut menempatkan Bitcoin di atas properti (REIT) dengan 8,2%, saham perusahaan besar dengan 7,5%, dan obligasi pemerintah AS dengan 5,6%. Emas, yang secara tradisional dipandang sebagai penyimpan nilai, berada di angka 5,5%, sedangkan uang tunai menempati posisi terakhir dengan hanya 3,2%.

Proyeksi ini memperkuat pandangan bahwa Bitcoin semakin mengukuhkan posisinya sebagai aset dengan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi, bahkan dengan mempertimbangkan volatilitas yang diperkirakan mencapai 55% per tahun. Bagi bank tersebut, mata uang kripto ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin memaksimalkan imbal hasil dalam jangka panjang. 📈