Gelombang kedua pasar bullish tahun ini segera kembali!
Ketua The Fed Warsh mundur ke belakang, sementara Menteri Keuangan AS Bessent menjadi kapten utama pasar bullish?
Teman-teman, pernah sadar nggak, setelah Juli 2026, sosok yang memegang kendali atas pasar kripto global diam-diam berubah.
Dulu kita terus memantau Ketua The Fed, melihat apakah suku bunga naik atau turun. Sekarang? The Fed sepertinya mulai mundur ke belakang. Menteri Keuangan AS Bessent justru langsung menjelma menjadi “kapten utama pasar bullish” dan mulai habis-habisan mendukung kripto!
Baru-baru ini Bessent kembali angkat bicara. Kali ini, ia menyampaikan pernyataan yang benar-benar bersejarah. Apa katanya?
“GENIUS Act” adalah titik balik di bidang keuangan Amerika Serikat!
Bessent bahkan menyamakan undang-undang stablecoin ini dengan National Currency Act yang dibuat Presiden Lincoln pada 1863! Saat itu, Lincoln menetapkan aturan penerbitan uang kertas bagi bank-bank di seluruh Amerika. Kini, GENIUS Act membangun kerangka federal untuk stablecoin pembayaran di era digital.
Apa artinya? Pemerintah secara resmi memberi cap: stablecoin bukan anak liar, melainkan infrastruktur keuangan Amerika yang sah!
Ia juga menegaskan bahwa aturan final dari Office of the Comptroller of the Currency (OCC) sudah diberlakukan. Ini memberikan landasan yang jelas dan pragmatis bagi inovasi serta persaingan sektor swasta, sekaligus memperkuat posisi Amerika sebagai pemimpin di bidang aset digital.
Paham logika di balik semua ini? Dulu, saat terjun ke dunia kripto, kita terus khawatir akan digugat SEC dan takut regulasi diberlakukan secara membabi buta. Sekarang? Departemen Keuangan turun tangan langsung membangun jalan, menerbitkan lisensi, menetapkan aturan, dan menarik modal global.
The Fed masih sibuk memperdebatkan inflasi dan suku bunga, sementara Bessent membangun jalan tol untuk Web3. Begitu kerangka stablecoin yang patuh regulasi berjalan lancar, dana tradisional dalam jumlah besar akan mengalir ke dunia kripto melewati “titik balik” ini.
Pasar bullish segera kembali—ini bukan sekadar omongan. Ini bukan cuma menggoreng narasi, melainkan Amerika yang terang-terangan berebut kendali atas penetapan harga dan hegemoni aset digital global.
Sudah paham narasi makro kali ini?