Belakangan ini saya menemukan aset yang cukup menarik: $BNC.

Perusahaan ini tercatat di Nasdaq dan menyimpan lebih dari 510.000 BNB.

Namun, per 20 Oktober, pasar hanya bersedia menghargainya sekitar 0,70 kali mNAV.

Maksudnya?

Artinya, kamu membayar $70 untuk membeli saham yang secara teori mewakili sekitar $100 dari aset bersih perusahaan setelah penyesuaian.

Jika harga BNB tidak naik sama sekali, tetapi mNAV pulih dari 0,7 ke 1, secara teori harga saham berpotensi naik sekitar 43%.

Kedengarannya seperti uang gratis?

Namun, pasar tidak bodoh. Yang penting adalah alasan saham ini didiskon.

01|Mengapa BNC didiskon 30%?

Terutama karena tiga hal:

  1. Konflik tata kelola: Sebelumnya terjadi sengketa kendali yang menghambat pelaksanaan strategi treasury perusahaan.

  2. Kontroversi biaya manajemen: Perjanjian manajemen sebelumnya mencakup biaya sekitar 1,4% per tahun. Dalam jangka panjang, biaya ini akan menggerus nilai bagi pemegang saham.

  3. Risiko dilusi: Jika perusahaan menerbitkan banyak saham baru saat sahamnya didiskon, jumlah BNB yang diwakili setiap saham lama justru bisa berkurang.

Jadi, diskon BNC pada dasarnya mencerminkan ketidakpercayaan pasar terhadap manajemen.

02|Hal yang paling penting untuk dipahami: Siklus penerbitan saham untuk membeli koin

BNC juga ingin meniru model yang dikembangkan MSTR.

Logikanya sederhana:

Saham diperdagangkan dengan premi → menerbitkan saham untuk menggalang dana → membeli lebih banyak BNB → jumlah BNB per saham bertambah → menarik lebih banyak investor.

Namun, ada satu batas penting: mNAV = 1.

Contohnya:

Awalnya, perusahaan memiliki 100 BNB dan 100 lembar saham, sehingga setiap saham mewakili 1 BNB.

  • mNAV = 1,3: Menerbitkan 10 saham baru bisa membeli 13 BNB, sehingga jumlah BNB per saham naik sekitar 2,7%.

  • mNAV = 0,7: Menerbitkan 10 saham baru hanya bisa membeli 7 BNB, sehingga jumlah BNB per saham turun sekitar 2,7%.

(Dengan asumsi harga koin tetap, tanpa aset atau liabilitas lain, serta tanpa biaya penerbitan.)

Terlihat perbedaannya?

Semakin banyak koin yang dibeli perusahaan bukan berarti semakin banyak koin yang menjadi bagianmu untuk setiap saham.

Jadi, yang paling ditakuti BNC saat ini bukanlah tidak membeli koin, melainkan menerbitkan saham secara sembarangan saat sahamnya diperdagangkan dengan diskon.

03|Mengapa CEO baru menjadi variabel kunci?

Pada 19 Oktober, Alex Odagiu resmi menjabat sebagai CEO BNC. Ia memiliki latar belakang investasi di YZi Labs.

Pasar memperhatikan tiga perubahan:

  • Tata kelola: Bisakah ia menyelesaikan kontroversi biaya manajemen dan masalah internal sebelumnya?

  • Imbal hasil: Rencananya, BNC akan mengoperasikan node validator BNB Chain sendiri agar BNB yang disimpan dapat menghasilkan imbal hasil.

  • Insentif: Sebagian penilaian kinerja CEO dikaitkan dengan pertumbuhan jumlah bersih BNB per saham dan kinerja harga saham relatif terhadap BNB.

Namun, untuk saat ini semua itu masih sebatas ekspektasi. Kita perlu melihat apakah hal tersebut benar-benar terwujud.

04|Di mana peluang sesungguhnya bagi BNC?

Menurut saya, ada dua lapisan logika:

Lapisan pertama: Kenaikan harga BNB. Kenaikan nilai aset yang mendasarinya mendorong pertumbuhan aset bersih perusahaan.

Lapisan kedua: Pemulihan diskon. Jika manajemen baru memperbaiki tata kelola dan menekan biaya, mNAV mungkin berangsur naik dari 0,7 mendekati 1.

Kombinasi keduanya berpotensi membuat kinerja BNC melampaui BNB.

Namun sebaliknya, penurunan BNB ditambah pelebaran diskon juga bisa membuat BNC turun lebih tajam.

05|Penilaian saya

Hal yang paling layak ditelaah dari BNC saat ini bukanlah berapa banyak BNB yang sudah dimilikinya, melainkan apakah manajemen baru mampu melakukan tiga hal berikut:

  1. Menyelesaikan masalah biaya manajemen dan tata kelola.

  2. Meningkatkan jumlah bersih BNB per saham, bukan hanya total BNB yang dimiliki.

  3. Benar-benar mengoperasikan node validator dan menghasilkan imbal hasil yang berkelanjutan.

Intinya, di permukaan BNC diperdagangkan sebagai aset BNB, tetapi sebenarnya yang diperdagangkan adalah kepercayaan pasar terhadap perusahaan ini.

Harga yang berada di level 70% dari nilai aset bukan berarti pasti murah.

Peluang sesungguhnya terletak pada alasan pasar memberikan diskon dan apakah ada alasan diskon itu akan menghilang.

Kamu akan memilih membeli BNB langsung atau membeli BNC dengan diskon 30%?

Hanya untuk tujuan riset dan diskusi, bukan merupakan saran investasi. Data berdasarkan informasi publik yang diungkapkan sekitar 20 Oktober 2026. Untuk informasi terkini, silakan merujuk pada pengumuman perusahaan dan data pasar real-time.