Baru saja, sebuah aturan baru Uni Eropa kembali ramai dibicarakan di luar negeri: mulai 10 Juli 2027, pembelian barang dengan uang tunai di UE dibatasi maksimal 10.000 euro per transaksi🇪🇺
Reaksi pertama banyak orang adalah, “Kalau begitu, tukar saja ke Bitcoin.” Namun, aturan yang sama juga memperketat penggunaan kripto. Aturan ini disebut Regulasi Anti-Pencucian Uang (AMLR), disahkan pada 2024, dan kurang dari 9 bulan lagi akan resmi berlaku.
Beberapa detail yang mudah terlewatkan👇
🔹 Uang tunai: Untuk membeli barang dan jasa, baik dalam satu transaksi maupun beberapa transaksi, totalnya maksimal 10.000 euro. Setiap negara anggota juga boleh menetapkan batas yang lebih rendah. Transaksi tunai mulai dari 3.000 euro wajib disertai verifikasi identitas.
🔹 Platform kripto: Penyedia layanan kripto seperti bursa akan diatur sebagai lembaga keuangan. Transaksi satu kali senilai 1.000 euro atau lebih wajib menjalani uji tuntas secara menyeluruh. Transaksi di bawah 1.000 euro pun tetap mengharuskan pengguna mendaftar dengan identitas asli dan menjalani verifikasi identitas.
🔹 Akun anonim: Bank dan platform kripto dilarang mempertahankan akun anonim, serta tidak boleh menyediakan layanan akun untuk koin dengan fitur peningkatan anonimitas (yang biasa disebut koin privasi).
🔹 Dompet kustodian mandiri: Tidak dilarang. Namun, transfer antara platform dan alamat dompet kustodian mandiri harus terlebih dahulu melalui penilaian risiko dan disertai langkah-langkah yang sesuai.
Singkatnya: aturan baru ini mengatur platform, bukan individu. Koin di dompet pribadi tetap boleh dimiliki. Kepemilikan koin privasi oleh individu juga tidak dilarang; hanya saja, ke depannya koin-koin itu mungkin sulit dibeli atau disetorkan ke platform yang patuh aturan di UE. Teman-teman yang berada di Eropa sebaiknya melengkapi informasi identitas asli di akun mulai sekarang, jangan sampai akun terhambat musim panas tahun depan.
Menurutmu, apakah aturan seperti ini akan diikuti oleh lebih banyak wilayah?
#六家区块链机构吁SEC定义数字商品 #BTC #ETH
Reaksi pertama banyak orang adalah, “Kalau begitu, tukar saja ke Bitcoin.” Namun, aturan yang sama juga memperketat penggunaan kripto. Aturan ini disebut Regulasi Anti-Pencucian Uang (AMLR), disahkan pada 2024, dan kurang dari 9 bulan lagi akan resmi berlaku.
Beberapa detail yang mudah terlewatkan👇
🔹 Uang tunai: Untuk membeli barang dan jasa, baik dalam satu transaksi maupun beberapa transaksi, totalnya maksimal 10.000 euro. Setiap negara anggota juga boleh menetapkan batas yang lebih rendah. Transaksi tunai mulai dari 3.000 euro wajib disertai verifikasi identitas.
🔹 Platform kripto: Penyedia layanan kripto seperti bursa akan diatur sebagai lembaga keuangan. Transaksi satu kali senilai 1.000 euro atau lebih wajib menjalani uji tuntas secara menyeluruh. Transaksi di bawah 1.000 euro pun tetap mengharuskan pengguna mendaftar dengan identitas asli dan menjalani verifikasi identitas.
🔹 Akun anonim: Bank dan platform kripto dilarang mempertahankan akun anonim, serta tidak boleh menyediakan layanan akun untuk koin dengan fitur peningkatan anonimitas (yang biasa disebut koin privasi).
🔹 Dompet kustodian mandiri: Tidak dilarang. Namun, transfer antara platform dan alamat dompet kustodian mandiri harus terlebih dahulu melalui penilaian risiko dan disertai langkah-langkah yang sesuai.
Singkatnya: aturan baru ini mengatur platform, bukan individu. Koin di dompet pribadi tetap boleh dimiliki. Kepemilikan koin privasi oleh individu juga tidak dilarang; hanya saja, ke depannya koin-koin itu mungkin sulit dibeli atau disetorkan ke platform yang patuh aturan di UE. Teman-teman yang berada di Eropa sebaiknya melengkapi informasi identitas asli di akun mulai sekarang, jangan sampai akun terhambat musim panas tahun depan.
Menurutmu, apakah aturan seperti ini akan diikuti oleh lebih banyak wilayah?
#六家区块链机构吁SEC定义数字商品 #BTC #ETH