Sebuah shitcoin baru diluncurkan, belum genap 45 menit, kapitalisasi pasarnya sudah melesat ke sekitar 41 juta dolar AS. Sebanyak 75% dari total suplai tersimpan di satu dompet yang sama, dan tak satu koin pun bergerak.

Tepat pukul 7 pagi ini, seorang trader yang sudah berkecimpung di dunia shitcoin selama beberapa tahun dan memiliki hampir 190 ribu pengikut, lebih dulu mengunggah jurnal video bulan Oktober-nya. Tujuh detik kemudian, sebuah koin dengan kode yang memakai namanya dibuat di Pump.fun. Enam detik setelah itu, dia mengeposkan cuitan bahwa videonya ada di bio. Waktunya tepat sampai hitungan detik—jelas sudah direncanakan.

Data on-chain menunjukkan hal yang lebih jelas. Dalam transaksi pembuatan koin itu, dompet pengembang langsung membeli habis seluruh bonding curve dengan menghabiskan sekitar 87 SOL. Koin itu langsung “lulus”, sehingga orang lain sama sekali tak sempat masuk lebih dulu lewat kurva tersebut. Lima puluh tujuh detik kemudian, 750 juta koin—atau 75% dari total suplai—ditransfer ke dompet platform milik trader itu. Sekitar 4% sisanya dijual oleh pengembang dalam 36 detik, menghasilkan sekitar 330 SOL.

Setelah itu, giliran para investor ritel. Seseorang menyerukan koin ini saat kapitalisasi pasarnya 5 juta dolar, lalu nilainya naik lebih dari tujuh kali lipat dan jumlah alamat pemegangnya segera menembus 10 ribu. Lewat pukul 9, kapitalisasi pasarnya masih berkisar di 34 juta dolar. Sebanyak 75% token itu bernilai sekitar 25 juta dolar di atas kertas, tetapi likuiditas di pool hanya sekitar 500 ribu dolar. Kalau benar-benar dijual, harganya keburu ambruk. Pada saat yang sama, setidaknya 70 koin dengan nama serupa bermunculan di blockchain; salah satunya kabarnya kehilangan pool likuiditasnya begitu saja saat kapitalisasi pasarnya mencapai 8 juta dolar.

Dalam semalam, nilai di atas kertas milik satu orang bertambah lebih dari 20 juta dolar, sementara lebih dari 10 ribu alamat berebut sisa token yang jumlahnya sedikit di atas 20%. Memang ramai, tetapi ke mana uang mengalir tertulis jelas di blockchain.