【Perusahaan yang Menjual Semua SOL-nya Mengungkap Kelemahan Fatal dalam Logika Bisnis Web3】

Kemarin saya melihat kabar menarik: SkyAI—perusahaan yang sebelumnya bergerak di bidang perangkat medis—menjual seluruh SOL yang dimilikinya, lalu menggelontorkan US$223 juta tunai untuk melakukan buyback.

Langkah ini lebih menjelaskan banyak hal daripada grafik harga mana pun.

Saya bukan sedang bilang mereka pesimistis terhadap SOL. Saya ingin membahas satu hal: mengapa sebuah perusahaan yang benar-benar menjalankan bisnis di dunia nyata masuk ke Web3, lalu akhirnya memilih menjual semua asetnya dan angkat kaki?

Jawabannya sebenarnya sederhana—logika bisnisnya tidak jalan.

Berapa banyak proyek di ekosistem Web3 yang mengklaim ingin “mengguncang industri tradisional”, tetapi bahkan tidak punya model bisnis yang layak? Valuasi mereka ditopang penerbitan token dan insentif token. Ceritanya terdengar hebat, tetapi begitu sampai pada sumber pendapatan, kelemahannya langsung terlihat. Langkah SkyAI kali ini pada dasarnya adalah bentuk penolakan lewat tindakan: saya sudah mencoba, dan ternyata hal ini tidak bisa menghasilkan arus kas sungguhan.

Sebaliknya, langkah BlackRock cukup menarik. Mereka mengajukan ETF BTC ketiga, dengan menambahkan strategi opsi sebagai perlindungan—apa artinya? Yang dilakukan institusi adalah memasukkan aset kripto ke dalam kerangka keuangan tradisional, lalu mengemasnya dalam struktur yang patuh regulasi agar menjadi produk yang bisa dikelola.

Di satu sisi, perusahaan dunia nyata menjual semua aset Web3-nya; di sisi lain, institusi keuangan tradisional sedang memberi aset kripto “kemasan yang patuh regulasi”. Jika kedua hal ini dilihat bersamaan, arahnya jelas: agar Web3 bisa bertahan, ia harus diintegrasikan ke dalam sistem tradisional, atau membangun sendiri siklus bisnis nyata yang berkelanjutan.

Jalur mana yang bisa berhasil? Saya bertaruh pada yang kedua, tetapi dengan syarat ada yang benar-benar turun tangan dan mewujudkannya.

Kembali ke SOL. Valuasinya memang rendah, dan penurunan 64% sudah terpampang jelas. Namun, dari kasus SkyAI ini terlihat bahwa yang selama ini kurang di pasar bukanlah aset murah untuk dibeli, melainkan kisah bisnis yang bisa meyakinkan orang bahwa “ini benar-benar bisa berjalan”.

Menurut kalian, di antara aplikasi Web3, mana yang paling mungkin lebih dulu menghasilkan arus kas positif?