šŸ“Š Biaya gas naik 10 kali, volume transaksi malah berlipat ganda? Perhitungan Aptos kini sudah jelas

Pada Februari–Maret tahun ini, pemegang APT memberikan suara untuk menyetujui perubahan besar pada tokenomik:

šŸ”¹ Biaya gas naik 10 kali
šŸ”¹ Imbalan staking turun menjadi 2,6%
šŸ”¹ Total suplai dibatasi maksimal 2,1 miliar APT
šŸ”¹ 210 juta APT dikunci secara permanen

Hasilnya: sejak Mei, ā€œPendapatan Bersih Pemegang Tokenā€ (Token Holder Net Income) Aptos menjadi positif dan terus bertahan di level positif. Untuk indikator yang sama, Ethereum dan Sui masih mencatat angka negatif.

Yang terasa berlawanan dengan intuisi: meski biaya naik, jumlah transaksi harian justru berlipat ganda menjadi sekitar 9 juta, terutama berkat perdagangan on-chain seperti Decibel Trade. Tingkat staking juga stabil di sekitar 64%; penurunan imbalan tidak membuat para pemegang kabur. Selain itu, periode vesting untuk investor akan berakhir bulan ini.

Menurut saya, masalah lama banyak blockchain publik adalah ā€œmembeli keamanan dengan mencetak token baruā€. Imbalan inflasi yang dibagikan pada dasarnya mengencerkan kepemilikan pemegang token. Aptos mengambil arah sebaliknya: pengguna membayar biaya, penerbitan token baru dikurangi, sehingga perhitungannya menjadi positif. Namun, model ini bergantung pada permintaan yang kuat. Biaya naik 10 kali dan transaksi tetap bertahan menunjukkan bahwa setidaknya sebagian permintaannya memang esensial. Ujian sebenarnya akan datang setelah aktivitas perdagangan on-chain mereda.

Setelah vesting berakhir dan pendapatan bersih menjadi positif, menurutmu apakah APT bisa bergerak sendiri, atau akan terus mengikuti pergerakan pasar secara keseluruhan?

#Aptos #APT #ä»£åøē»ęµŽ #公链