Sudah hampir 10 tahun berkecimpung di dunia kripto, dan saya telah melihat terlalu banyak akun yang akhirnya hancur karena kesalahan yang sama.

Awalnya punya 20–30 ribu U dan merasa sudah memahami pasar. Beberapa bulan kemudian, saat dicek lagi, yang tersisa hanya 3–4 ribu U.

Cukup lihat riwayat transaksi untuk tahu penyebabnya: mengejar harga yang sedang naik, terlalu sering membuka posisi, tidak terima saat rugi, lalu buru-buru merealisasikan keuntungan kecil. Pasarnya sebenarnya tidak terlalu bermasalah, tetapi akun sendiri makin terkuras karena terus diutak-atik.

Baru mempelajari beberapa indikator, sudah ingin menangkap setiap pergerakan candlestick. Berpindah-pindah antara grafik 3 menit dan 15 menit, membuka belasan hingga puluhan posisi sehari. Saat dihitung di akhir bulan, keuntungan dari arah pergerakan pasar tidak seberapa, tetapi biaya transaksi dan slippage yang dibayar justru banyak.

Yang lebih merepotkan, informasi terlalu beragam. Ada yang memamerkan koin yang harganya naik berkali-kali lipat di grup, lalu langsung takut ketinggalan dan ikut masuk dengan posisi besar.

Begitu pasar berbalik arah, saat ingin keluar, kerugiannya sudah besar. Semakin lama memantau pasar di malam hari, semakin kacau pikiran, sampai akhirnya lupa pada rencana trading yang sudah dibuat.

Kalau ingin bertahan lama di dunia kripto, terapkan dulu beberapa hal ini.

Pertama, jangan biarkan setiap candlestick mengendalikan keputusanmu.

Pergerakan pada kerangka waktu pendek penuh noise, dan trading terlalu sering bisa membuatmu kehilangan ritme. Lihat dulu arah pada kerangka waktu yang lebih besar, lalu cari titik masuk yang tepat. Kalau belum ada peluang, tunggu saja. Tidak membuka posisi selama beberapa hari juga tidak masalah.

Kedua, jangan mempertahankan posisi rugi mati-matian atau mencari pelipur lara dengan menambah posisi.

Sebelum masuk, pikirkan dulu di titik mana kamu akan keluar jika prediksimu salah. Jangan merasa bisa menurunkan harga rata-rata hanya karena harga turun. Kalau memang ingin menambah posisi, kamu harus punya rencana trading yang jelas. Jangan jadikan menambah posisi sebagai cara untuk menutup kerugian.

Ketiga, kalau rugi berturut-turut, berhentilah sejenak.

Buat aturan untuk diri sendiri: setelah dua kali terkena stop-loss berturut-turut, hentikan trading hari itu dan evaluasi kembali setelah emosimu tenang.

Jangan terburu-buru mendapatkan kembali uang yang hilang. Semakin ingin segera balik modal, semakin besar kemungkinan kamu membuka posisi di luar rencana.

Keempat, kurangi mengikuti sinyal trading orang lain dan lebih seringlah memeriksa riwayat transaksimu sendiri.

Berapa banyak keuntungan orang lain tidak ada hubungannya denganmu. Luangkan waktu setiap minggu untuk melihat kondisi pasar seperti apa yang membuatmu mudah rugi, transaksi mana yang dilakukan sesuai rencana, dan mana yang murni karena dorongan sesaat.

Setelah cukup lama trading, kamu akan menyadari bahwa bagian tersulitnya bukanlah mempelajari banyak indikator, melainkan mengendalikan diri agar tidak asal bertindak.

Amati tren, kendalikan ukuran posisi, pasang stop-loss. Kalau harus menunggu, tunggulah. Kalau harus keluar, keluarlah.

Stabilkan akun terlebih dahulu, baru pikirkan cara mengembangkannya. Selama modal masih ada, peluang akan selalu terbuka.@老程交易