Selama lima tahun trading, hal yang paling mahal biayanya untuk saya pelajari:

Bukan salah membaca arah.
Bukan salah memilih koin.

Melainkan trading berdasarkan emosi saat belum punya sistem.

Saat pasar bagus: posisi saya besar sekali, merasa diri sendiri jenius.
Saat pasar mulai memburuk: sering ganti arah, kena stop-loss lalu langsung ambil posisi berlawanan, akhirnya rugi di kedua sisi.

Waktu itu saya menelusuri catatan trading saya sendiri—
setiap kali untung, selalu ada alasan; setiap kali rugi, juga selalu ada alasan.

Masalahnya bukan apakah alasan itu benar atau tidak,
melainkan saya tidak punya kerangka tetap untuk mengendalikan diri.

Lalu saya memaksa diri untuk trading secara sistematis—
sekuat apa pun firasat saya, kalau tidak ada sinyal, saya tidak bergerak.

Sempat terasa menyakitkan, tetapi hasilnya jadi stabil.

Perbedaan antara punya sistem dan tidak punya sistem setelah lima tahun bukan terletak pada keuntungan, melainkan pada kondisi mental.

$BTC #交易心法 #TradingSistematis
$BTC $XAUT $HYPE