Pada leverage 2x maupun 50x, trade ini tetap rugi 100 USDT saat stop tersentuh.

Leverage tidak pernah menjadi faktor dalam angka itu. Yang menentukan adalah ukuran posisi × jarak stop.

Akun 10.000 USDT, risiko 1% = 100 USDT.
Stop 2% di bawah harga masuk.
100 ÷ 0,02 = posisi 5.000 USDT.

Posisinya tetap 5.000 USDT, hanya leverage yang berubah
(jarak ke likuidasi, margin pemeliharaan 0,5%, biaya tidak termasuk):

2x → margin 2.500 → sekitar -49,5%
5x → margin 1.000 → sekitar -19,5%
10x → margin 500 → sekitar -9,5%
25x → margin 200 → sekitar -3,5%
50x → margin 100 → sekitar -1,5%

Pada 50x, likuidasi terjadi di -1,5%. Stop Anda di -2% tidak akan sempat terpicu.
Pada 25x, jarak keduanya hanya 1,5 poin persentase. Eksekusi yang terlambat saat harga jatuh cepat bisa menutup selisih itu.

Cek cepat: leverage × jarak stop. Semakin mendekati 100%, semakin besar kemungkinan likuidasi terjadi lebih dulu.

Leverage rendah bukan berarti Anda harus menyetor seluruh dana di akun. Pada 5x, 1.000 USDT digunakan dan 9.000 USDT tetap tersedia untuk trade berikutnya.

Jadi urutannya: batas kerugian, stop, ukuran posisi, lalu leverage serendah mungkin agar likuidasi tetap jauh melewati stop Anda.

Anda menentukan leverage dulu atau ukuran posisi dulu?

$BTC #Futures #RiskManagement