Sudah untung masih ingin terus menggandakan, rugi mati-matian ingin balik modal. Dia masuk dengan 15 ribu, dua minggu kemudian tersisa 9 ribu.
Di dunia kripto ada jebakan yang lebih dalam daripada salah menebak arah: menganggap angka di akun sebagai kemampuan diri sendiri. Saat naik merasa hebat, saat turun merasa tidak becus.
Pak Huang masuk dengan 15 ribu, minggu pertama berjalan mulus hingga 17 ribu. Dia tidak menarik dana atau mengurangi posisi, lalu bilang kepadaku bahwa dia sudah menemukan ritmenya dan minggu ini akan mengejar 20 ribu.
Aku menyuruhnya menghitung dulu berapa kerugian maksimal dari transaksi ini. Dia tak menggubris, malah langsung menaikkan posisi dari 10% menjadi 50%.
Hari berikutnya terjadi koreksi normal. Melihat angkanya terus turun, dia panik. Bukannya memasang stop loss, dia malah menambah posisi.
Saat saldonya turun hingga 12 ribu, dia bukan lagi sedang trading, melainkan beradu dengan layar. Dua minggu kemudian saldonya berhenti di 9 ribu. Keuntungan yang sempat didapat sudah habis, bahkan sebagian modalnya ikut terkuras.
Aku hanya mengajarinya satu hal: sebelum membuka posisi, jangan lihat saldo total. Tulis dulu tiga hal—berapa besar posisi, berapa poin stop loss, dan berapa U kerugian maksimal.
Kalau rasio risiko-imbalan kurang dari 1 banding 2, jangan masuk. Kalau untung, jangan tambah posisi; kalau rugi, jangan menambah posisi juga. Saldo boleh naik turun sesuka hati, itu tidak ada hubungannya dengan tiga hal tadi.
Sebulan kemudian dia bilang kepadaku, akunnya baru kembali ke kisaran 13 ribu lebih. Memang terlihat sedikit, tapi sekarang dia bisa tidur nyenyak.
Dulu setiap kali menyegarkan layar dia langsung cemas. Sekarang, sebelum membuka posisi, dia sudah tahu skenario terburuknya. Kalau tahu batasnya, dia tidak akan asal menambah posisi saat koreksi.
Kebanyakan orang bukan kalah karena pergerakan pasar, melainkan karena angka saldo total yang terus berubah. Begitu angkanya bergerak, pikiran ikut kacau. Kalau ukuran posisi dan rasio risiko-imbalan tetap terkendali, kita pun bisa tetap tenang.
Cara mengisi tiga hal itu ada di @分析师刘总 . Kalau masih menatap saldo total sampai telapak tangan berkeringat, tulis jumlah U-mu di kolom komentar. Aku hanya akan membantumu menghitung pada kerugian berapa transaksi ini harus ditutup—bukan membahas target yang ingin kamu capai.
Di dunia kripto ada jebakan yang lebih dalam daripada salah menebak arah: menganggap angka di akun sebagai kemampuan diri sendiri. Saat naik merasa hebat, saat turun merasa tidak becus.
Pak Huang masuk dengan 15 ribu, minggu pertama berjalan mulus hingga 17 ribu. Dia tidak menarik dana atau mengurangi posisi, lalu bilang kepadaku bahwa dia sudah menemukan ritmenya dan minggu ini akan mengejar 20 ribu.
Aku menyuruhnya menghitung dulu berapa kerugian maksimal dari transaksi ini. Dia tak menggubris, malah langsung menaikkan posisi dari 10% menjadi 50%.
Hari berikutnya terjadi koreksi normal. Melihat angkanya terus turun, dia panik. Bukannya memasang stop loss, dia malah menambah posisi.
Saat saldonya turun hingga 12 ribu, dia bukan lagi sedang trading, melainkan beradu dengan layar. Dua minggu kemudian saldonya berhenti di 9 ribu. Keuntungan yang sempat didapat sudah habis, bahkan sebagian modalnya ikut terkuras.
Aku hanya mengajarinya satu hal: sebelum membuka posisi, jangan lihat saldo total. Tulis dulu tiga hal—berapa besar posisi, berapa poin stop loss, dan berapa U kerugian maksimal.
Kalau rasio risiko-imbalan kurang dari 1 banding 2, jangan masuk. Kalau untung, jangan tambah posisi; kalau rugi, jangan menambah posisi juga. Saldo boleh naik turun sesuka hati, itu tidak ada hubungannya dengan tiga hal tadi.
Sebulan kemudian dia bilang kepadaku, akunnya baru kembali ke kisaran 13 ribu lebih. Memang terlihat sedikit, tapi sekarang dia bisa tidur nyenyak.
Dulu setiap kali menyegarkan layar dia langsung cemas. Sekarang, sebelum membuka posisi, dia sudah tahu skenario terburuknya. Kalau tahu batasnya, dia tidak akan asal menambah posisi saat koreksi.
Kebanyakan orang bukan kalah karena pergerakan pasar, melainkan karena angka saldo total yang terus berubah. Begitu angkanya bergerak, pikiran ikut kacau. Kalau ukuran posisi dan rasio risiko-imbalan tetap terkendali, kita pun bisa tetap tenang.
Cara mengisi tiga hal itu ada di @分析师刘总 . Kalau masih menatap saldo total sampai telapak tangan berkeringat, tulis jumlah U-mu di kolom komentar. Aku hanya akan membantumu menghitung pada kerugian berapa transaksi ini harus ditutup—bukan membahas target yang ingin kamu capai.