#Oil : pasar di bawah tekanan

Brent bertahan di sekitar $110 per barel, hampir 80% lebih tinggi dibandingkan setahun lalu. Sebagai gambaran, harganya berada di kisaran $60 pada akhir 2025. Ini bukan lagi sekadar koreksi biasa. Ini adalah perubahan rezim.
Tiga faktor menggerakkan pasar:

Geopolitik: kekhawatiran pasokan di Timur Tengah, dengan Selat Hormuz sebagai latar belakang, membuat premi risiko tetap tinggi dalam harga.

Sanksi terhadap Rusia: pengecualian AS atas sanksi baru sempat meredakan situasi, tetapi ketidakpastian masih ada.

WTI vs Brent: WTI naik lebih cepat daripada Brent pekan lalu, menandakan permintaan di AS semakin ketat.

Mengapa ini penting bagi kripto: minyak yang mahal mendorong inflasi, mempersulit keputusan bank sentral, dan dapat membebani aset berisiko. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik terkadang memperkuat alasan untuk menjadikan Bitcoin sebagai aset lindung nilai. Kedua narasi ini berjalan bersamaan, dan pasar sering kali memilih salah satunya dari hari ke hari.
Yang perlu diperhatikan pekan ini: laporan persediaan mingguan EIA pada Rabu.👀