【⚠️ Tether Diselidiki Senator AS! CEO Membalas: Volume Transaksi USDT Terkait Iran Anjlok 94%!】

📲 加入X先生的粉丝群聊跟进行情

Tether, penerbit USDT—stablecoin terbesar di dunia—kembali menjadi sorotan regulator.

Sebelumnya, anggota Partai Demokrat di Senat AS merilis laporan investigasi yang menuduh USDT berpotensi menjadi saluran pendanaan penting bagi jaringan keuangan bayangan Iran dan mendukung aktivitas keuangan terkait.

Menanggapi tuduhan tersebut, CEO Tether Paolo Ardoino membantah secara terbuka. Ia mengatakan bahwa laporan itu tidak cukup mempertimbangkan upaya perusahaan dalam mematuhi sanksi selama beberapa tahun terakhir.

📉 Ia menyampaikan dua data penting:

Pertama, sejak 2023, Tether rata-rata membekukan alamat terkait sekitar empat minggu sebelum alamat tersebut secara resmi diumumkan dalam daftar sanksi oleh Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri AS (OFAC) dan lembaga terkait di Israel.

Kedua, menurut Ardoino, tindakan Tether telah menyebabkan volume transaksi stablecoin terkait Iran turun 94%.

Namun, perlu diingat bahwa data tersebut berasal dari pernyataan CEO Tether dan bukan berarti kontroversi ini telah berakhir. Hal yang menjadi perhatian para senator juga mencakup celah pengawasan di masa lalu serta apakah USDT pernah digunakan untuk mendukung entitas yang terkena sanksi.

📌 Hal yang benar-benar patut diperhatikan: Persaingan stablecoin bukan hanya soal volume transaksi dan likuiditas; kemampuan mematuhi regulasi juga semakin penting. Ke depannya, kemampuan regulator melacak dana dan kemampuan penerbit membekukan alamat mencurigakan dengan cepat dapat memengaruhi posisi stablecoin di pasar.
#美国区块链协会提交GENIUS法案意见 #Tether