Google dan UEA: Iklan kripto harus punya “paspor” orang kaya! 🇦🇪✨
Teman-teman, bom #googlesetsuaelicensingrulesforcryptoads baru saja meledak! Mulai 21/10, Google resmi memperketat kebijakannya: Untuk menjalankan iklan kripto yang menargetkan UEA, wajib memiliki lisensi resmi dari “bos-bos besar” seperti CMA, DFSA, FSRA, atau VARA. Kalau tidak punya lisensi tapi tetap nekat, Google akan memblokir akun setelah memberi peringatan selama 7 hari! Jika dianalisis lebih dalam, ini adalah langkah untuk membersihkan pasar. UEA adalah wilayah para konglomerat, jadi sekarang hanya proyek “sungguhan”, dompet tepercaya, dan bursa berkualitas yang boleh muncul di hasil pencarian Google.
Apa yang harus kita lakukan sebagai trader?
1️⃣ Saring proyek: Jika ada proyek yang masih percaya diri menjalankan Ads dengan lancar di UEA, kredibilitasnya bertambah.
2️⃣ Jauhi proyek abal-abal: Jangan mudah percaya pada iklan “cepat kaya” yang beredar tanpa sumber yang jelas.
3️⃣ Periksa dompet dan bursa dengan saksama: Ikuti saja pemain besar yang sudah berlisensi agar lebih tenang.
⚠️ Ini bukan nasihat keuangan!
👉 Klik transaksi di bawah ini untuk mendukung saya: $BTC
, $ETH
, $GOOGLB

📌 Daftar akun Binance baru untuk mendapatkan promo dengan kode referral: VINHTOCDO
🔗 Tautan: binance.com
#CryptoRegulation #VINHTOCDO #CryptoAdvertising #UAECrypto #GooglePolicy