Benar-benar seperti cerita fiksi. Di Florida, Amerika Serikat, direktur hotline resmi untuk bantuan masalah judi pernah divonis hampir 10 tahun penjara karena menggelapkan 1,4 juta dolar AS dari perusahaan untuk berjudi.

Kronologinya, saat bekerja di sebuah perusahaan, ia menyalahgunakan jabatannya untuk diam-diam menguras uang perusahaan lewat kartu perusahaan, lalu menggunakan uang itu untuk berjudi.

Setelah audit internal menemukan banyak transaksi mencurigakan, ia ditangkap dan dipecat. Sebelum vonis dijatuhkan, ia membayar uang jaminan sebesar 650.000 dolar AS dan dibebaskan.

Setelah itu, pria ini juga tidak tinggal diam. Ia mulai berhenti berjudi dan menjalani pemulihan. Namun, sebelum vonis dijatuhkan, ia bekerja sebagai direktur hotline resmi Florida untuk bantuan masalah judi. Ia menerima banyak panggilan dan membantu banyak orang.

Ia bahkan diwawancarai dan secara terbuka menceritakan pengalamannya berhenti berjudi, hingga dijadikan contoh sukses.

Namun, pada akhirnya ia tetap harus menghadapi konsekuensinya. Beberapa hari lalu, hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 118,5 bulan dan memerintahkannya membayar ganti rugi. Pihak penuntut mengatakan bahwa ia sangat lihai menjalankan aksinya. Ia bukan sekadar memanfaatkan kesempatan secara kebetulan, melainkan sengaja menguras uang perusahaan untuk berjudi. Setelah putusan ini, ia akan langsung mulai menjalani hukumannya.