Bloomberg melaporkan, dengan mengutip makalah penelitian yang tersedia untuk umum dari China dan “peringatan spionase” Inggris, bahwa empat pendiri Z.AI Co. mengerjakan penelitian dalam sebuah proyek bersama dengan sebuah institut teknologi yang dituduh pemerintah Inggris memiliki “hubungan yang sangat erat” dengan badan mata-mata utama China.