Prancis benar-benar kacau akhir pekan ini. Lebih dari 2.000 orang ditangkap, setidaknya dua orang tewas, para wali kota diminta memberlakukan “jam malam parsial”, dan sejak Senin para pengunjuk rasa bahkan memblokir gerbang Louvre. Lukisan termahal di dunia pun tak bisa beroperasi.
Seberapa absurd pemicunya? Keributan bermula karena sebuah SMA kekurangan guru, lalu berubah menjadi unjuk rasa besar-besaran soal biaya hidup di seluruh Eropa: Belgia, Italia, Portugal, dan Yunani ikut menyusul. Atap balai kota berusia seabad di Limoges bahkan hangus terbakar.
Berbagai macam orang di dunia kripto pun bermunculan:
Para pemilik toko di Paris memasang papan kayu semalaman untuk mencegah perusakan; yang mereka borong adalah lem kaca.
Orang-orang kripto cuma melihat $BTC masih terpuruk di angka 82 ribu, toh api tak akan sampai ke grafik harga.
Yang paling sureal, Macron bertanya dengan nada heran di televisi, “Bagaimana mungkin orang Prancis menyerang Prancis sendiri?” Setelah bertanya, ia langsung mengadakan rapat keamanan.
Dunia yang sama, dua jenis kekacauan: di satu sisi orang berebut roti di jalanan, di sisi lain orang berebut koin di blockchain—di satu tempat pintu didobrak, di tempat lain order dipasang.
Skenario pembukaan: A. Saat Eropa kacau, aset berisiko jadi yang pertama kena hantam. B. Soal naik atau tidak, itu urusan lain; setidaknya “benteng digital” bernama BTC tak bisa terbakar. Kamu pilih yang mana? Tulis angkamu di kolom komentar.
$BTC $ETH #法国骚乱 #Eropa