🇰🇪 H-16. Pada 4 November 2026, platform kripto yang sudah beroperasi di Kenya harus mematuhi undang-undang baru. Setelah itu, masa toleransi berakhir.
📌 Faktanya (VASP Act 2025, Law Lab Africa, Blockwisely)
• Undang-undang tentang layanan aset virtual (VASP) berlaku sejak 4 Nov. 2025
• Pasal 47 memberi pelaku yang sudah beroperasi waktu 1 tahun: batas waktunya 4 Nov. 2026
• Peraturan terperinci baru diterbitkan pada 22 Jul. 2026, sehingga tersisa sekitar 15 minggu untuk menyiapkan berkas
• Hingga saat ini, belum ada pengumuman publik soal penundaan
🧠 Mekanismenya
Dua jenis layanan, dua regulator:
• Bank Sentral (CBK): dompet yang menyimpan dan mengelola danamu, pembayaran, penerbit stablecoin seperti $USDT. Contoh: modal sebesar 150 juta shilling untuk layanan kustodian
• Otoritas Pasar Modal (CMA): platform bursa, pialang, penasihat
Kewajiban: memisahkan dana klien, mencegah pencucian uang, menjaga keamanan siber. Menurut firma hukum Oraro, platform asing yang menargetkan warga Kenya juga bisa terkena aturan ini.
⚖️ Catatannya
• Aturan lebih ketat berarti lebih banyak jalur untuk mengajukan pengaduan jika platform bermasalah
• Namun, lisensi tidak mencegah kerugian ataupun penurunan harga
• Biayanya mahal: pelaku usaha kecil mungkin akan berhenti beroperasi atau menaikkan biaya
• Mengajukan permohonan saja tidak otomatis memberi hak untuk terus beroperasi
👤 Achieng (tokoh fiktif), penjual sayur di Kisumu, menerima dolar digital dari kakaknya di Dubai lalu menukarnya ke M-Pesa. Yang ia lakukan: memeriksa apakah aplikasinya sudah mengajukan permohonan lisensi di Kenya, tidak membiarkan seluruh saldonya tersimpan di sana, dan mengabaikan “agen” yang berjanji mengurus semuanya dengan imbalan kode aksesnya.
✅ Lisensi itu seperti SIM, bukan asuransi yang menanggung segala risiko.
Haruskah negaramu meniru model ini? 👇
Bukan nasihat keuangan. DYOR.
Sumber: VASP Act 2025, Legal Notice 134/2026, Law Lab Africa, Blockwisely, Liminal.
#Kenya #Régulation #Crypto #Afrika
📌 Faktanya (VASP Act 2025, Law Lab Africa, Blockwisely)
• Undang-undang tentang layanan aset virtual (VASP) berlaku sejak 4 Nov. 2025
• Pasal 47 memberi pelaku yang sudah beroperasi waktu 1 tahun: batas waktunya 4 Nov. 2026
• Peraturan terperinci baru diterbitkan pada 22 Jul. 2026, sehingga tersisa sekitar 15 minggu untuk menyiapkan berkas
• Hingga saat ini, belum ada pengumuman publik soal penundaan
🧠 Mekanismenya
Dua jenis layanan, dua regulator:
• Bank Sentral (CBK): dompet yang menyimpan dan mengelola danamu, pembayaran, penerbit stablecoin seperti $USDT. Contoh: modal sebesar 150 juta shilling untuk layanan kustodian
• Otoritas Pasar Modal (CMA): platform bursa, pialang, penasihat
Kewajiban: memisahkan dana klien, mencegah pencucian uang, menjaga keamanan siber. Menurut firma hukum Oraro, platform asing yang menargetkan warga Kenya juga bisa terkena aturan ini.
⚖️ Catatannya
• Aturan lebih ketat berarti lebih banyak jalur untuk mengajukan pengaduan jika platform bermasalah
• Namun, lisensi tidak mencegah kerugian ataupun penurunan harga
• Biayanya mahal: pelaku usaha kecil mungkin akan berhenti beroperasi atau menaikkan biaya
• Mengajukan permohonan saja tidak otomatis memberi hak untuk terus beroperasi
👤 Achieng (tokoh fiktif), penjual sayur di Kisumu, menerima dolar digital dari kakaknya di Dubai lalu menukarnya ke M-Pesa. Yang ia lakukan: memeriksa apakah aplikasinya sudah mengajukan permohonan lisensi di Kenya, tidak membiarkan seluruh saldonya tersimpan di sana, dan mengabaikan “agen” yang berjanji mengurus semuanya dengan imbalan kode aksesnya.
✅ Lisensi itu seperti SIM, bukan asuransi yang menanggung segala risiko.
Haruskah negaramu meniru model ini? 👇
Bukan nasihat keuangan. DYOR.
Sumber: VASP Act 2025, Legal Notice 134/2026, Law Lab Africa, Blockwisely, Liminal.
#Kenya #Régulation #Crypto #Afrika