MSCI dan Strategy: apa yang berubah dengan aturan baru ini, dan apa yang tidak berubah
Pada 15 Oktober, MSCI mengadopsi aturan yang membuat “perusahaan nonoperasional” tidak memenuhi syarat untuk masuk ke indeks globalnya. Strategy, perusahaan pemegang Bitcoin terbesar, dan Metaplanet dari Jepang termasuk di antara perusahaan yang terdampak. SharpLink dan perusahaan lainnya masuk dalam daftar pantauan. Saham Strategy turun 4,2% pada Jumat (Investing.com).
Linimasa
→ 15 Oktober: aturan diadopsi
→ 11 November: daftar perusahaan yang terdampak diterbitkan
→ 30 November: aturan berlaku saat penutupan perdagangan
Cara kerjanya: perusahaan harus terlebih dahulu lolos uji aset operasional, lalu menjalani uji lima rasio keuangan. Jika gagal memenuhi empat rasio atau lebih, perusahaan dinilai tidak memenuhi syarat. Aturan ini mengakhiri pengecualian sementara yang diberikan pada 2025 kepada perusahaan dengan aset digital lebih dari 50% (Decrypt).
Mengapa ini penting: dana indeks yang mengikuti indeks tersebut wajib memiliki saham-saham di dalamnya. Pengecualian akan mengharuskan mereka menjual saham tersebut. JPMorgan memperkirakan potensi arus keluar sekitar 2,8 Md$ untuk Strategy (Cryptopolitan). Strategy menentang aturan tersebut dan menilainya diskriminatif.
Yang perlu dipahami: dikeluarkan dari indeks bukan berarti sahamnya dihapus dari bursa, dan saham tersebut tetap bisa diperdagangkan.
Analisis saya: risikonya terutama bagi saham dan pendanaannya, bukan bagi harga Bitcoin itu sendiri. Belum ada keputusan yang diambil sebelum 11 November. Ini hipotesis, bukan prediksi.
Ini bukan saran investasi.
Menurut Anda, apakah dikeluarkannya perusahaan seperti Strategy dari indeks merupakan risiko bagi Bitcoin atau hanya bagi sahamnya? #bitcoin
Pada 15 Oktober, MSCI mengadopsi aturan yang membuat “perusahaan nonoperasional” tidak memenuhi syarat untuk masuk ke indeks globalnya. Strategy, perusahaan pemegang Bitcoin terbesar, dan Metaplanet dari Jepang termasuk di antara perusahaan yang terdampak. SharpLink dan perusahaan lainnya masuk dalam daftar pantauan. Saham Strategy turun 4,2% pada Jumat (Investing.com).
Linimasa
→ 15 Oktober: aturan diadopsi
→ 11 November: daftar perusahaan yang terdampak diterbitkan
→ 30 November: aturan berlaku saat penutupan perdagangan
Cara kerjanya: perusahaan harus terlebih dahulu lolos uji aset operasional, lalu menjalani uji lima rasio keuangan. Jika gagal memenuhi empat rasio atau lebih, perusahaan dinilai tidak memenuhi syarat. Aturan ini mengakhiri pengecualian sementara yang diberikan pada 2025 kepada perusahaan dengan aset digital lebih dari 50% (Decrypt).
Mengapa ini penting: dana indeks yang mengikuti indeks tersebut wajib memiliki saham-saham di dalamnya. Pengecualian akan mengharuskan mereka menjual saham tersebut. JPMorgan memperkirakan potensi arus keluar sekitar 2,8 Md$ untuk Strategy (Cryptopolitan). Strategy menentang aturan tersebut dan menilainya diskriminatif.
Yang perlu dipahami: dikeluarkan dari indeks bukan berarti sahamnya dihapus dari bursa, dan saham tersebut tetap bisa diperdagangkan.
Analisis saya: risikonya terutama bagi saham dan pendanaannya, bukan bagi harga Bitcoin itu sendiri. Belum ada keputusan yang diambil sebelum 11 November. Ini hipotesis, bukan prediksi.
Ini bukan saran investasi.
Menurut Anda, apakah dikeluarkannya perusahaan seperti Strategy dari indeks merupakan risiko bagi Bitcoin atau hanya bagi sahamnya? #bitcoin