Awalnya saya mengira pertanyaan yang lebih sulit adalah apakah permintaannya akan cukup besar. Namun, semakin saya mengamatinya, semakin jelas bahwa permintaan saja tidak menjelaskan mengapa sebuah jaringan terus berfungsi seiring waktu.
Kapasitas selalu bisa ditambah. Insentif selalu bisa disesuaikan. Yang terbukti lebih sulit adalah menciptakan sistem tempat setiap peserta mendapat manfaat dari kehadiran peserta lain tanpa bergantung pada intervensi terus-menerus. Keseimbangan itu biasanya tidak terlihat ketika semuanya berjalan baik.
Dari luar, infrastruktur sering tampak sederhana karena sebagian besar kerumitannya tersembunyi dalam penggunaan sehari-hari. Orang jarang memikirkan penjadwalan, alokasi, atau verifikasi sampai salah satu lapisan itu gagal. Sistem yang lebih tangguh cenderung mengambil keputusan tersebut tanpa banyak terlihat, sehingga pengguna dapat berfokus pada hasil, bukan mekanismenya. Hal yang terus saya pikirkan adalah konsistensi. Jaringan memperoleh kepercayaan bukan terutama melalui momen-momen terpisah dengan aktivitas tinggi, melainkan melalui kemampuannya memberikan pengalaman yang sama seiring bertambahnya partisipasi. Ekspansi tidak berarti banyak jika keandalan melemah setiap kali permintaan baru datang.
Jadi, pertanyaannya adalah apakah $NIL dapat membuat kerumitan terasa tidak terlihat saat jaringan berkembang, atau apakah pada akhirnya kerumitan itu menjadi sesuatu yang harus dikelola sendiri oleh setiap peserta.

#NIL $NIL @Nillion