Pengamatan PENGU, 19 Oktober: Mainan laris, apakah token bisa mendapat bagian dari pendapatannya?

Pagi ini, volume perdagangan PENGU di pasar spot Binance dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar 4,36 juta USDT. Saat Penguin kecil ini kembali menjadi perbincangan, orang mudah menganggap mainan di rak toko, sebuah NFT, dan token di bursa sebagai hak yang sama.

Ketiganya memang menggunakan merek yang sama, tetapi haknya perlu ditelaah satu per satu. Dokumen proyek Binance dari Desember 2024 mencantumkan PENGU sebagai token SPL di Solana. Keterangan ini menjelaskan teknologi yang menjadi dasar token tersebut, bukan bukti kepemilikan saham perusahaan atau hak atas pembagian keuntungan penjualan mainan.

Penjelasan resmi tentang lisensi dari Pudgy Penguins lebih spesifik: pemegang NFT berkesempatan memberikan lisensi atas karakternya kepada perusahaan untuk produk dan konten, dengan ketentuan yang bergantung pada masing-masing perjanjian. Halaman pengajuan resmi meminta nomor NFT penguin dan juga menyebutkan bahwa tidak semua pengajuan akan terpilih.

Sebelum karakter dimasukkan ke dalam rangkaian mainan, perlu dipastikan NFT mana yang terkait, siapa yang menandatangani perjanjian, dan apa saja ketentuannya. Pengaturan lisensi untuk karakter tertentu tidak berarti semua pemegang PENGU akan menerima pendapatan yang sama.

Eksposur merek dapat memicu perbincangan, tetapi tidak serta-merta menciptakan hubungan kontraktual antara token dan pendapatan usaha. Berdasarkan informasi yang tersedia saat ini, penjualan, biaya lisensi, dan harga token tetap merupakan tiga hal berbeda untuk diamati; naik turunnya popularitas pun bisa berlangsung lebih cepat daripada perkembangan bisnis.

$PENGU #PENGU
Hanya untuk tujuan informasi, bukan merupakan saran investasi.