Banyak trader tidak menyadari besarnya tekanan yang kini menumpuk di pasar. Dalam sepekan terakhir, Nasdaq turun 4,5%—penurunan mingguan terburuk sejak Juni—sementara saham semikonduktor mencatatkan penurunan selama 8 sesi berturut-turut, rentetan terpanjang sejak 2008. Samsung dan SK Hynix juga mengalami tekanan besar, sementara CoreWeave kehilangan lebih dari seperempat nilainya dalam 5 sesi.

Pada saat yang sama, inflasi tercatat lebih tinggi dari perkiraan, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan kenaikan suku bunga, sementara minyak mentah Brent melonjak hingga 110 dolar. Yang lebih mengkhawatirkan, posisi berleverage senilai 51,6 juta dolar pada saham semikonduktor dilikuidasi hanya dalam 10 menit pada hari Sabtu, meskipun Wall Street sedang tutup.

Dengan pasar kembali beroperasi besok, 19 Oktober, para investor harus mencerna semua perkembangan ini sekaligus, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan serangan Ukraina terhadap Rusia menggunakan lebih dari 1.000 drone.

Yang menarik, 19 Oktober bertepatan dengan peringatan Black Monday pada 1987, ketika Dow Jones anjlok 22,6% dalam satu hari. Bukan berarti sejarah akan terulang, tetapi perpaduan inflasi tinggi, harga minyak, ketegangan geopolitik, dan tekanan pada saham teknologi membuat kemungkinan terjadinya gejolak tajam besok tidak bisa diabaikan. ⚠️$BTC

BTC
BTC
83,140.31
+1.95%